Dwi Lis Setiyowati Guru PAUD Yang Dilantik Menjadi Kepala Dusun Wanita Pertama Di Desa Sareng - .

Breaking

Cari Berita

Senin, 05 Desember 2022

Dwi Lis Setiyowati Guru PAUD Yang Dilantik Menjadi Kepala Dusun Wanita Pertama Di Desa Sareng

Dwi Lis Setiyowati Kasun Sareng yang dulu berprofesi sebagai Guru PAUD ( foto istimewa)


AENEWS9.COM| Madiun - Setelah mengalami kekosongan formasi perangkat desa beberapa waktu, Pemerintah Desa Sareng, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun bisa melengkapi formasi perangkat desa.  Melalui proses panjang ujian pengisian perades   Dwi Lis setiyowati,S.Pd.AUD(35 ), dilantik sebagai Kepala Dusun Sareng pada Senin (5/12).


Budiono selaku Kades Sareng mengambil sumpah jabatan Dwi Lis Setyowati dihadapan tokoh masyarakat dan Muspika. Dwi mengalahkan 13 calon lain setelah menempuh tes seleksi dengan memperoleh nilai ujian tertinggi yaitu 73.Tes diadakan di dua tempat tes tulis di balai desa dan tes praktek di SMPN 2 Dolopo beberapa waktu lalu.


Dwi Lis Setiyowati,S.Pd,AUD menjadi  perangkat desa perempuan yang kedua dan yang pertama sebagai kepala dusun di Desa Sareng.


Dwi Lis Setiyowati saat dilantik dan diambil sumpah oleh Kades Sarêng,Budiono di Pendopo Rekso Wilis Desa Sareng Kecamatan Geger Kabupatèn Madiun (5/12/2022)

Dwi Lis Setiyowati S.Pd.AUD yang merupakan lulusan Universitas Terbuka (UT) yang ada di Madiun. Sebelum menjadi pamong desa,dirinya mendedikasikan ilmunya pada dunia pendidikan di sebuah Sekolah KBA Al ikhlas di desa Sareng selama 15 tahun. Selain mengajar, ternyata Dwi Lis Setiyowati  juga seorang usahawan dibidang salon kecantikan.


Menjadi seorang pengajar di sebuah Play Grup hanya menjadi batu loncatan. Ketika ada kesempatan lowongan menjadi perangkat di desanya Dwi segera mendaftar setelah mendapat ijin dari sekolah tempatnya mengajar.

Sebelumnya Dwi juga pernah mengikuti ujian tes perangkat desa  di desa asalnya beberapa tahun silam namun dirinya mengaku tidak lolos.Dan pada tahun 2022 ini Tuhan menakdirkan jalan hidup Dwi menjadi pamong desa.


“Menjadi guru dan menjadi perangkat desa adalah sama-sama mengabdi,” jawabnya diplomatis.


Dwi mengaku siap menjadi abdi masyarakat dan meninggalkan profesi sebagai guru, meskipun sudah menyandang profesi guru  bagi anak didiknya dan sekarang menjabat profesi baru sebagai pamong desa. Dirinya berharap ide,ilmu dan gagasan kedepannya dapat bermanfaat bersinergi membawa desa Sareng ke arah yang lebih baik lagi. 


Ditempat sama Kepala Désa Sareng, Budiono mengatakan dengan terpilihnya ibu Dwi Lis Setiyowati sebagai Kasun Sareng melalui ujian penjaringan dan mendapatkan nilai tertinggi. Sehingga kedepan nanti dapat membantu kinerja pemerintahan desa sareng khususnya serta menjadi harapan bagi masyarakat desa Sareng  dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan Desa Sareng tercinta.(Ng)