INFO TERKINI

Desa Banjarpanjang Perbaiki Poskesdes Dengan Dana Desa

Magetan (aenews9.com) -- Kebutuhan mendasar masyarakat desa akan kesehatan sangat diprioritaskan, bahkan sarana penunjang akan pelayanan kesehatan juga perlu untuk menjadi perhatian.

Seperti halnya dengan Pemerintah Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, perbaikan sarana pelayanan untuk kesehatan masyarakat desa menjadi prioritas. .

Dari Bantuan Dana Desa (DD) Tahun 2017,dianggarkan Rp.22.845.000 (dua puluh dua juta delapan ratus empat puluh lima ribu rupiah) untuk perbaikan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes).

Poskesdes Desa Banjarpanjang yang berada di Dukuh Panjang RT02/RW01 selama ini digunakan warga untuk kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat seperti posyandu, pemeriksaan kesehatan rutin.

Melihat kondisi Poskesdes yang sudah perlu untuk renovasi, Pemerintah Desa Banjarpanjang melalui musyawarah desa dan menetapkan dalam RPJM Desa dan RKP desa dalam anggaran tahun 2017 melalui Dana Desa untuk penganggaran renovasi Poskesdes.

Kepala Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, Sarbini, menerangkan program renovasi poskesdes itu menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2017, sebesar Rp.22.845.000, adapun yang direnovasi yaitu gedung Poskesdes dengan panjang 11,100 meter x 7,00 meter, penggantian pintu dan gawang baru, pembuatan sumur untuk fasilitas air serta pengecatan.

Sarbini menambahkan, dengan perbaikan Poskesdes ini, pelayanan mutu kesehatan bagi masyarakat dapat ditingkatkan, selain bangunan yang direnovasi juga bisa memberikan rasa nyaman dan bersih untuk aktifitas kegiatan kesehatan masyarakat. Selain itu program pembangunan desa baik untuk Infrastruktur, Pemberdayaan masyarakat melalui Dana Desa dapat tercapai sesuai harapan
.
Peruntukan Dana Desa harus bisa menjadi prioritas bagi pembangunan desa, harus dijalankan dengan keterbukaan tanpa penyelewengan penggunaannya sesuai amanat presiden Joko Widodo.(ADV/Nurbaya)

Pelaksanaan Kampanye Measles Rubella (MR) Di Desa Pingkuk

Magetan (aenews9.com) -- Kita semua tahu bahwa Campak dan Rubella adalah virus yang berbahaya dan mematikan bagi balita dan anak anak, oleh sebab itu Dinas Kesehatan melalui UPTD puskesmas mengadakan kampanye MR ke desa-desa, dan seperti terlihat di Desa Pingkuk, Kecamatan Bendo pada Selasa 5 September 2017 lalu terlihat masyarakat begitu antusias mengikutinya dan dengan semangat memenuhi undangan untuk mengimunisasikan anak-anak mereka.

Tidak hanya ibu ibu tapi terlihat pula bapak bapak yang dengan tidak canggung mengimunisasikan anaknya, hal ini pun disambut gembira oleh Kepala Desa Pingkuk dan Petugas imunisasi karena mereka sadar bahwa kegiatan kali ini adalah kegiatan yang sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak mereka.

Sebanyak kurang lebih 300 anak yang terdiri dari kelompok Posyandu, PAUD, dan TK mulai dari umur 9 tahun sampai umur 15 tahun terlihat memenuhi Aula Balai Desa Pingkuk.

“ Mengingat kampanye ini sangat penting, maka kami menghimbau masyarakat untuk peduli dan tidak takut untuk mengimunisasikan anak anak mereka, dan siapa yang akan menyelamatkan generasi selanjutnya kalau bukan kita,” ujar Ajis Santoso sebagai Kepala Desa Pingkuk.

Dan menurut salah satu warga yang juga memgimunisasikan balitanya, mengatakan sangat senang dengan adanya kampanye MR ini, karena dengan adanya kegiatan ini anak mereka telah terhindar dari virus yang mematikan.(ADV/Nurbaya)

Warga Menyambut Gembira Desanya Masuk Program TMMD

Ngawi (aenews9.com) -- Usai resmi dibuka pada Rabu pagi tadi, (27/9/2017) oleh Wakil Bupati Ngawi Oni Anwar Harsono, Komandan Korem 081/Dsj Kolonel Inf R. Shidarta Wisnu Graha bersama Danlanud Iswahjudi Kolonel Pnb Samsul Rizal, serta para pejabat terkait lainnya, TMMD Ke-100 di Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi disambut warga.

Suyatno salah satu warga Desa Karanganyar mengatakan dirinya sangat senang karena desanya akan dibangun oleh TNI. "Sangat senang pak, syukur alhamdulillah, warga disini nggak pernah menyangka kalau desa kami akan dibangun oleh TNI,” kata Suyatno.

Dalam kesempatan tersebut, warga dari Desa Karanganyar menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danrem beserta rombongan karena telah memilih desa mereka sebagai sasaran pembangunan TMMD ke 100 ini. Mereka sangat merasa bersyukur desa mereka yang lokasinya jauh dari kota dan tergolong desa pelosok ini dibangun jalan serta beberapa rumah juga direnovasi.

Warga berharap, usai adanya pembangunan TMMD ini, perekonomian warga dapat meningkat sehingga kesejahteraan warga juga akan menjadi lebih baik dan maju.(wahyu)

TMMD Reguler Ke-100 Di Wilayah Korem 081/DSJ Resmi Dibuka

Ngawi (aenews9.com) -- Pada hari Rabu, 27 September 2017 telah dilaksanakan Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 100 di Lapangan Dusun Banyuasin Desa/Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Bertindak sebagai Inspektur upacara Wakil Bupati Ngawi Oni Anwar Harsono, S.T,M.H, Komandan Upacara Danramil Jogorogo Kapten Inf Kasi.

Hadir dalam Upacara Pembukaan tersebut, Wakil Bupati Ngawi Oni Anwar Harsono, Danlanud Iswahjudi, Aster Kodam V/BRW, Danrem 081/Dsj Kolonel Inf Sidharta Wisnu Graha, Dandim Jajaran Korem 081/Dsj, Forkopimda Kabupaten Ngawi, Wadan Paskhas, Toga, Toda dan Tomas serta Lurah Desa se Kecamatan Karanganyar. Sedangkan Pasukan upacara terdiri dari TNI, Polri, Linmas, Satpol PP Kabupaten Ngawi, Pramuka serta Siswa SMA/SMK di Kecamatan Karanganyar, Ngawi.
  
Pada TMMD ke-100 kali ini mengambil tema " Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI”.

Dalam amanatnya Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang dibacakan oleh Inspektur upacara mengatakan, " Program TMMD merupakan program lintas sektoral yang memadukan beberapa unsur yaitu unsur TNI, Kementrian/Lembaga Pemerintah Non Kementrian, Pemerintah Daerah serta masyarakat dalam rangka mendukung program pemerintah serta percepatan akselerasi pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil dan tertinggal yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkesinambungan", ungkap Soekarwo.

Lebih lanjut Soekarwo mengatakan, " Kegiatan TMMD mempunyai arti dan peran strategis dalam membangkitkan kembali semangat kebersamaan, gotong royong serta nilai-nilai agama dan nilai nilai luhur bangsa, yang dilakukan secara terintegrasi yang pada hakekatnya merupakan wujud kecintaan TNI kepada Rakyatnya melalui penerapan gotong royong yang merupakan suatu budaya luhur bangsa yang telah terbukti menjadi benang merah keberhasilan bangsa indonesia untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam membangun NKRI ", pungkas Soekarwo.

Selanjutnya pada program TMMD ke 100 tahun 2017 ini, Pemprov Jawa Timur memberikan dukungan kegiatan fisik maupun non fisik, khususnya di Kabupaten Ngawi yaitu pemberian benih padi, jagung, pestisida dan sayur mayur gratis kepada warga serta pelayanan KB Kondom, suntik, Pil, Implan, IUD dan MOP serta sarana pendukung dari kegiatan tersebut.

Program kerja dari TMMD di wilayah Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi ini selama 30 hari kedepan meliputi sasaran pokok yaitu, Pembuatan Paving jalan Desa Karanganyar sejauh 2300 M dengan Lebar 3,5 M, Paving jalan Desa Mengger sepanjang 891 M dan Lebar 3,5 M. Selain itu juga dikerjakan renovasi RTLH sebanyak 4 Unit, Pembuatan gorong-gorong 1 unit dan renovasi Poskamling 1 Unit.

Harapannya dengan adanya program TMMD Reguler ke 100 ini, akan dapat memperlancar transportasi masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Karanganyar, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(wahyu)

TMMD Imbangan Ke 97 Madiun Dibuka Wakil Bupati

Madiun (aenews9.com) -- Di Dusun Bulu, Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, pada Selasa (26/09/2017) telah dibuka upacara Pembukan TMMD Imbangan yang ke 97 Kabupaten Madiun di Tahun Anggaran 2017, dengan tema “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Keutuhan Wilayah NKRI.”

Kegiatan ini dipelopori oleh Kodim 0803/Madiun dan Komandan Kodim 0803/Madiun sebagai penanggungjawab dan bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Madiun Drs. Iswanto, M.Si, Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Inf Rachman Fikri, S.Sos, Waka Polres Madiun Kompol Rentrix Riyaldi Yusuf, S.IK, Perwakilan TNI AU Kapten Lex Mujianto, Forkopimda Kabupaten Madiun, Danramil jajaran Kodim 0803/Madiun, Kepala Desa se Kecamatan Gemarang dan warga setempat.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, “Kami mewakili pemerintah Kabupaten Madiun mengucapkan selamat kepada penyelenggara TMMD imbangan TA 2017, ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama untuk menumbuhkan sifat gotong royong,” tegasnya.

“ TMMD akan dilaksanakan selama 4 hari terhitung hari Selasa sampai hari Jum’at, dan semoga dengan waktu yang singkat dapat terwujud program yang telah di jadwalkan. Program ini adalah hasil pemikiran pimpinan TNI dalam mewujudkan tugas TNI dalam membantu kesulitan rakyat sehingga dengan program ini masyarakat akan menikmati hasil kerjasama dan gotong royong dalam kemanunggalan TNI dengan Rakyat” lanjut Wakil Bupati. 

“ Kami mewakili seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun mengucapkan banyak terimakasih kepada Komandan Kodim Madiun beserta jajaran, semoga pelaksanaan TMMD dapat berjalan dengan lancar. Dan kami Pemerintah Kabupaten Madiun beserta masyarakat siap mendukung program ini.” pungkasnya (as)

Dandim Madiun Tekankan Monitor Perkembangan Situasi Nasional

Madiun (aenews9.com) -- Jam Komandan merupakan bagian dari pembinaan personel yang bertujuan untuk meningkatkan semakin mantapnya penghayatan dan pengamalan Pancasila, Sapta Marga dan Panca Prasetya Korpri yang terwujud dalam soliditas, wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan setia NKRI, keteladanan, loyalitas, penegakan disiplin dan kepemimpinan lapangan secara terintegrasi. Digelar di Aula Makodim 0803/Madiun seluruh Personel militer dan PNS Kodim 0803/Madiun mengikuti Jam Komandan, Senin (25/9/17).

Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Rachman Fikri, S.Sos dalam kesempatan tersebut menggaris bawahi terkait perkembangan situasi nasional saat ini.

“Ikuti perkembangan situasi nasional, jalin terus sinergitas, kita akan terus berada di depan menjaga stabilitas nasional dan akan selalu menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Dandim.

Lebih lanjut Dandim menekankan, “Tingkatkan kemampuan untuk bekerja lebih baik lagi sesuai dengan bidangnya masing-masing, tetap selalu monitor perkembangan situasi, lebur bersama dan menyatu dengan masyarakat,” pungkasnya. (ris)

Buat Lapangan Baru, Desa Sediakan Lahan

Madiun (aenews9.com) -- Bicara sepak bola, tentunya tidak lepas dari tempat di mana pertandingan dilangsungkan, yakni lapangan. Ya, lapangan bola tentu memegang peranan penting, dalam suatu permainan sepak bola, dan bukan hanya untuk sepak bola saja yang bisa dimainkan dalam sebuah lapangan, selain digunakan untuk olahraga masih banyak manfaat lainnya, dengan memahami betapa pentingnya sebuah lapangan bagi desa, maka dari itu Pemerintahan Desa Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, menyediakan lahan seluas 1 Ha.

Kepala Desa Nglandung, Kecamatan Geger, Drs.Ahmad Pamuji, membenarkan kalau pemeritahan desa telah menyediakan lahan untuk pembuatan lapangan,"Memang pihak desa menyediakan lahan untuk pembuatan lapangan dengan luas 1 Ha, lahan tersebut berasal dari tanah kas desa, lokasi lahan terletak di Dukuh Wonokromo, selain menyediakan lahan pihak desa juga menganggarkan dana sebesar 20 juta, yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PEADES)," terang Drs.Ahmad Pamuji.


Masih menurut Drs.Ahmad Pamuji, olahraga dapat menciptakan nuansa toleransi, persahabatan dan sikap saling pengertian antara satu pemuda dengan pemuda lainnya.

“Kegiatan olahraga memberi kesempatan kepada para pemuda untuk mengembangkan budaya perdamaian dalam lingkungan pergaulan mereka masing-masing," kata Drs.Ahmad Pamuji.(ZAM/DP).

Warga Dusun Wonokromo Nglandung Adakan Nobar film G30S/PKI


Madiun (aenews9.com) -- Polemik tentang pemutaran kembali film dokumenter  Pengkhianatan G30S/PKI besutan sutradara kondang Arifin.C.Noor yang digagas Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo tengah menjadi pro kontra di tengah masyarakat. Namun banyak animo masyarakat yang setuju dengan diputar kembali film bergenre sejarah tersebut. Terlebih lagi bangsa Indonesia pernah mengalami sejarah kelam dalam perjalanan sebuah bangsa.

Seperti halnya masyarakat Dusun Wonokromo, Desa Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun yang antusias mengadakan acara nonton bareng film Pengkhianatan G30S/PKI, Sabtu (23/09/2017).

Bertempat di lapangan bola voli Dusun Wonokromo, RT27/RW05 Desa Nglandung, semua warga baik tua, muda, anak-anak bahkan dari luar desa sangat antusias untuk menonton pemutaran kembali film sejarah yang sudah lama tidak diputar. Sejak pukul 19.00WIB masyarakat sudah berdatangan ke tempat pemutaran film dokumenter sejarah bangsa tersebut.

Perlu diketahui, kegiatan pemutaran film dokumenter sejarah kekejaman PKI tersebut diprakarsai warga dengan swadaya dan juga patut diacungi jempol, antusias warga agar film berjalan lancar juga diperlihatkan dengan membagikan camilan gratis sebagai teman menonton film.

Karyadi, S.Kep., Ns salah satu tokoh masyarakat yang menginisiasi pemutaran film Pengkhianatan G30S/PKI mengatakan bahwa generasi muda saat ini perlu mengetahui sejarah bangsa, terlebih lagi sejarah bagaimana komunis PKI itu sebenarnya, dan  kekejaman PKI terhadap bangsa Indonesia terutama terhadap ulama, umat Islam dan Pemerintah. “ Dengan menonton film ini diharapkan generasi muda mengetahui siapa musuh bangsa Indonesia saat ini, karena bahaya laten komunis mulai muncul lagi di tengah masyarakat,” terang Karyadi.

Masih menurut Karyadi, film Pengkhianatan G30S /PKI ini selain bagus dan wajib untuk ditonton bagi generasi muda, karena sarat nilai sejarah tentang kekejaman dan keganasan PKI  yang memberontak kepada negara Pancasila, dalam pembuatan film ini, baik alur cerita, penggalian sejarah, serta gambar tidak kalah dengan film-film jaman sekarang, imbuhnya.

Heri Susanto
Heri Susanto, salah satu warga mengatakan, dirinya sangat senang dan setuju dengan di putarnya kembali film G30S/PKI ini, terlepas dari pro dan kontra yang ada, film ini wajib diputar kembali.



“ Saya berharap dengan diputarnya film G30S/PKI ini agar masyarakat mengetahui kebenaran sejarah bangsa, lebih-lebih sejarah kebiadaban PKI  terutama anak anak usia pelajar agar bisa mengetahui bahwa komunis tidak layak hidup di bumi Indonesia. Saya juga mengajak anak untuk menonton agar mengetahui sejarah bangsa Indonesia yang kelam akibat kejahatan dan kekejaman faham komunis,” jelas Heri.

Dalam acara nonton bareng film dokumenter G30S/PKI di Desa Nglandung ini juga dihadiri Kepala Desa Nglandung beserta perangkat serta Koramil dan Polsek Geger. (Zam)

Buang Puntung Rokok Sembarangan, Hutan Gunung Bancak Terbakar

Magetan (aenews9.com) -- Kemarau yang sudah berlangsung sekian bulan memicu terjadinya kebakaran hutan dibeberapa wilayah, selain faktor alam, manusia adalah faktor yang paling menentukan terjadinya kasus kebakaran tersebut.

Seperti yang terjadi di area hutan lereng Gunung Bancak ini, Rabu (20/9/2017) sekitar pukul 10.00 WIB lereng Gunung Bancak bagian tenggara terbakar atau tepatnya di Dukuh Patik, Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan.

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 14.00WIB oleh anggota Koramil dan Polsek dengan dibantu warga setempat dan pemadaman pun menggunakan alat seadanya karena medan sulit untuk dijangkau oleh pemadam kebakaran.

Menurut saksi Suyanto, kejadian terbakarnya hutan di Gunung Bancak ini diperkirakan karena pencari rumput atau kayu bakar yang membuang puntung rokok sembarangan sehingga dengan kondisi hutan yang kering dan angin yang cukup kencang memicu terjadinya kebakaran.

Kepala Desa Pupus, Tumiran mengatakan dengan kejadian terbakarnya hutan di Gunung Bancak ini merupakan pelajaran bagi masyarakat agar kedepannya lebih berhati hati dalam menjaga hutan rakyat tersebut.

Sementara itu, akibat dari peristiwa ini resapan air menjadi hilang karena sampah organik terbakar, sedangkan untuk korban jiwa nihil.(nyr)

Operasi Aman Suro 2017 Akan Gunakan Sistem Pengamanan Sekat Dan Razia

Madiun (aenews9.com) -- Lapangan Tri Brata Polres Madiun dipenuhi ratusan aparat keamanan yang terdiri dari Kodim 0803/Madiun, Yonif Para Raider 501/BY, Denpom V/1 Madiun, Polres Madiun, Brimob Polda Jatim dan dinas instansi terkait lainnya melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Aman Suro 1438 H / 2017, Selasa (19/09).

Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Rachman Fikri, S.Sos pada kesempatan tersebut mendapat kerhormatan memimpin Apel yang diikuti sekitar 750 personel gabungan dari unsur TNI/Polri dan dinas instansi terkait lainnya.

Dandim Madiun mengatakan, “ Secara umum wilayah Madiun masih kondusif, adem dan guyub rukun, namun demikian kita tetap perlu waspada, kita akan bersinergi dengan Polri dan seluruh elemen masyarakat.” jelasnya.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan, “ Sudah lama diadakan pendekatan, saya dengan Kapolres di lapangan sudah silahturrahmi, kita sowan, tadi malam juga sudah silahturrahmi dengan beberapa tokoh paguyuban pencak silat yang ada di wilayah Madiun.” tandasnya.

Untuk mengamankan tradisi tahunan yang sudah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu dan masih berlangsung hingga saat ini merupakan budaya lokal. Operasi kewilayahan digelar dengan sandi Aman Suro 2017 akan melibatkan sekitar 1.340 personel gabungan, terdiri dari unsur TNI/Polri dan dinas instansi terkait lainnya serta dibantu oleh pengamanan swakarsa.

Sistem pengamanan yang akan digunakan adalah sistem sekat dan razia di beberapa titik mulai dari perbatasan Madiun - Nganjuk (Pos Nampu Saradan), Madiun - Ngawi (Muneng), Madiun - Ponorogo (Mlilir), Madiun - Magetan (Jiwan) serta di wilayah perbatasan memasuki Kota Madiun seperti Wungu dan Kaibon.

Pada hari sebelumnya Apel serupa juga digelar di Alon-Alon Kota Madiun, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, S.H, pada Apel tersebut menegaskan, “ Dengan apel gelar pasukan ini menandakan kesungguhan dari aparat keamanan, tidak boleh ada underestimate, lakukan pengelolaan pengamanan secara maksimal.” (mc0803).

DPN PPWI "Temu Audiensi" Dengan Direktur PMP KemKominfo RI

Jakarta (aenews9.com) -- DPN PPWI mengadakan "Temu Audiensi" dengan Direktur Pengelolaan Media Publik (PMP) Kementerian Komunikasi dan Informasi RI.

Pertemuan digelar di ruang Rapat Direktur PMP, Kementrian Kominfo, Jl. Merdeka Barat No. 9 Jakarta Pusat, Selasa, 19 September 2017.

Temu Audiensi dilaksanakan untuk menindaklanjuti surat Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN PPWI), Nomor: 016/PPWI/U/VIII-2017 tentang Permohonan Audiensi dengan Presiden RI.

Hadir dalam kesempatan  tersebut: Wilson Lalengke (Ketua Umum DPN PPWI), Mung Pujanarko (Ketua I DPN PPWI), Wina L (Bendahara Umum DPN PPWI), Faika Putri (Duta PPWI), Ahmad Syarief (Ketua DPC Jakbar), Yeni H, Mugiono, Junaidin Algura, Bambang Herman. SH dan Christin.

Direktur Pengelolaan Media Publik, Sunaryo, saat Audiensi menyampaikan menyambut baik kedatangan teman - teman PPWI beserta program - program yang sudah disampaikan.

Menurutnya, PMP selama ini mengelola hal yang sama dengan apa yang sudah dilakukan PPWI, terutama terkait dengan literasi pencerdasan publik tentang media, termasuk media sosial.

"Selama ini Direktorat PMP melaksanakan kegiatan - kegiatan yang mirip, atau bahkan sama dengan yang dilakukan oleh organisasi PPWI. Yaitu mengadakan diklat-diklat, mengembangkan jaringan, dan menumbuhkan serta meningkatkan kemampuan bagi para siswa maupun masyarakat umum, dalam hal membuat atau menghasilkan karya jurnalistik, yang sifatnya dihasilkan oleh warga masyarakat biasa, bukan wartawan," ujar Sunaryo.

Sementara itu, Ketum PPWI menjelaskan, terkait dengan hal kerjasama, Direktorat PMP menyampaikan akan mengakomodir program yang telah  disampaikan PPWI.

"Mudah-mudahan pada masa-masa yang akan datang bisa kerjasama dengan PPWI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan, termasuk diantaranya kegiatan diklat, berbagai lomba, dan lain sebagainya," tutur Wilson.

"Dari PPWI berharap terutama bisa menjalin komunikasi dan silaturrahmi dengan Kementerian Komunikasi, dan instansi-instansi Pemerintah maupun instansi swasta yang lain, dalam rangka mencerdaskan bangsa," tambahnya.

Selanjutnya Wilson menjelaskan, PPWI akan melaksanakan MUNAS pada November mendatang, ia berharap Presiden Jokowi bisa menyempatkan diri hadir untuk membuka MUNAS tersebut. (Muezza)

Fokuskan BKK 2017, Desa Sareng Bangun Drainase

Madiun (aenews9.com) -- Program pemerintah dalam hal pemerataan pembangunan bagi desa terus digalakkan, salah satunya dengan memberi stimulus Bantuan Khusus Keuangan (BKK).

Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Tahun 2017 dari Pemerintah Kabupaten Madiun untuk Desa Sareng, Kecamatan Geger telah dioptimalkan dengan pembangunan fisik.

Dengan anggaran sebesar Rp.100.000.000, Pemerintah Desa Sareng lebih
memprioritaskan pada pembangunan drainase.

Drainase yang dibangun tersebut sepanjang 140 meter dengan kedalaman 70 cm serta lebar gorong-gorong 50 cm berlokasi di Dusun Sareng RT01/RW01 dan dikerjakan secara swakelola masyarakat.

Pada pengerjaan saluran atau drainase tersebut menggunakan balung besi 8 mm dan dicor dengan pasangan batu.

Letak geografis Desa Sareng, Kecamatan Geger, adalah berbukit dengan batas wilayah sebelah selatan Desa Ketandan, sebelah timur hutan Desa Segulung, serta sebelah Utara Desa Mepet, Kecamatan Dagangan yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian dari pertanian.

Dengan pembangunan drainase dari bantuan BKK Kabupaten Madiun Tahun 2017 ini adalah untuk mengalirkan resapan air hujan ke lahan pertanian penduduk. Selain itu juga untuk membantu membuang limpahan air  hujan, sebab saat musim hujan di wilayah RT01/RW01 tergenangi air.

Kepala Desa Sareng, Budiono, menjelaskan bahwa bantuan dari BKK sangat diprioritaskan untuk pembangunan saluran air, selain untuk lahan pertanian juga sebagai buangan air hujan agar tidak menggenangi di wilayah Dusun Sareng.

“ Saya pribadi dan pemerintah desa serta masyarakat Desa Sareng mengucapkan terima kasih dengan bantuan BKK yang senilai Rp.100.000.000 ini, Desa Sareng bisa melaksanakan pembangunan fisik terutama pembangunan drainase yang sudah selesai pengerjaannya.” kata Kepala Desa Sareng.

Harapan kedepannya masih banyak wilayah desanya yang perlu perhatian dan dana yang besar untuk melaksanakan pembangunan. Syukur kembali mendapat bantuan lagi guna percepatan dalam pembangunan desa di masa mendatang. (ADV/zam/dp)

Ancam Warga dengan Video Bertema Sadisme, Oknum Walikota Diduga Mengidap Psikopat

Langsa (aenews9.com) -- Sebuah video yang memperlihatkan peristiwa penyiksaan dan pembunuhan dengan memenggal leher korban oleh sekelompok orang berpakaian ala militer, dikirimkan via pesan WhatsApp ke beberapa warga oleh seorang oknum walikota di Provinsi Aceh, Senin, 11 September 2017.

Peristiwa penyebaran video bernuansa sadisme itu sontak menghebohkan publik di wilayah Langsa, Aceh, tempat domisili warga yang dikirimi video tersebut oleh oknum walikotanya.

Salah satu warga yang mendapatkan kiriman video bertendensi ancaman mati itu adalah anggota PPWI, berinisial BW.

Terkait dengan kasus tersebut, Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam dan meminta semua warga meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman pembunuhan yang berkemungkinan didalangi oleh oknum penyebar video sadis tersebut. Pasalnya, menurut lulusan PPRA-48 Lemhanas RI tahun 2012 itu, sikap dan perilaku sadistis seperti yang ditunjukkan oknum walikota berinisial UA itu terindikasi kuat sebagai gejala psikopat.

" Pola pikir, sikap, dan perilaku sadisme biasanya diperlihatkan oleh orang-orang yang diduga mengidap psikopat, seperti yang ditunjukkan oleh oknum Walikota Langsa itu. Jadi seluruh warga tanpa kecuali harus senantiasa waspada terhadap yang bersangkutan," ujar Wilson melalui pesan WhatsApp-nya kepada Redaksi KOPI.

Secara teori, lanjutnya, psikopat dipahami sebagai _'sakit jiwa'_. " Tapi bukan gila yaa, beda. Psikopat adalah penyakit kejiwaan yang diidap seseorang, namun pikirannya dalam kondisi sadar, normal seperti orang kebanyakan. Dalam banyak kasus, penderita psikopat memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Untuk lebih detilnya, para ahli kesehatan jiwa yang perlu menjelaskan," ungkap Wilson yang pernah kuliah di Inggris, Belanda, dan Swedia itu.

Salah satu ciri umum seorang psikopat adalah gemar bersikap dan bertindak sadis tanpa merasa bersalah, bahkan merasa bahagia ketika berhasil melakukan tindakan brutal, semisal menggorok leher korbannya. " Seorang psikopat merasa tidak berbeda sama sekali ketika memotong leher ayam dan menggorok leher manusia, sama saja rasanya, tiada rasa empati, tidak merasa bersalah, bahkan sebaliknya merasa senang dan bahagia melakukannya," imbuh pria kelahiran Sulawesi Tengah ini.

Dari video yang dikirimkan oleh oknum Walikota UA ke anggota PPWI, BW, ditambah 2-3 potong percakapan antara sipengirim video dengan BW, Wilson menduga kuat bahwa yang bersangkutan terindikasi mengidap kelainan jiwa alias psikopat. Untuk itu, selain mengingatkan warga waspada, ia juga mendesak agar aparat berwenang, termasuk tenaga kesehatan jiwa, memberikan perhatian serius terhadap kasus ini dan mengambil langkah-langkah antisipatif serta tindakan medis atau apapun yang diperlukan. " Jangan menunggu ada korban digorok dulu baru sibuk melakukan penanganan. Yaa, semasih belum ada korban jiwa, jika indikasi psikopatinya sudah cukup kuat, harus segera diambil tindakan penanganan," jelas Wilson yang pernah mengajar di Fakultas Psikologi Universitas Bina Nusantara Jakarta itu.

Sebagaimana ramai diberitakan bahwa Senin, tanggal 11 September lalu, beberapa wartawan menerima kiriman via WA sebuah video berisi penyiksaan, potong kaki dan tangan, dan kemudian disembelih lehernya hingga putus, oleh sekelompok orang berpakaian hijau loreng. Video itu dikirim dari nomor kontak pribadi yang mereka kenal sehari-hari sebagai Walikota Langsa, Aceh. Wartawan media online beritanya.info yang juga anggota PPWI Langsa mencoba mengkonfirmasi maksud pengiriman video tersebut kepada oknum walikota. Kuat dugaan, pengiriman video itu terkait erat dengan pemberitaan tentang sejumlah proyek yang terindikasi tidak beres, berbau mark-up, kolusi, dan korupsi, di lingkungan Pemko Langsa.(HW/Red)

Unsur TNI/Polri Gelar Apel Operasi Aman Suro 2017

Madiun (aenews9.com) -- Ratusan aparat keamanan yang terdiri dari Kodim 0803/Madiun, Yonif Para Raider 501/BY, Yonko 463 Paskhas TNI AU, Brimob Polda Jatim, Polres Madiun, Polres Madiun Kota dan instansi terkait lainnya menggelar Apel Operasi Aman Suro 2017, Senin (19/9).

Apel yang digelar di Alun-alun Kota Madiun diikuti sekitar 900 personel gabungan dari unsur TNI/Polri dan instansi terkait lainnya, dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, S.H.

Pada kesempatan Apel tersebut, Kapolda Jatim menyematkan Pita Operasi Aman Suro 2017, dilanjutkan dengan pembacaan maklumat bersama serta penandatanganan maklumat bersama yang disaksikan Kapolda Jatim, Forkopimda Kota/Kabupaten Madiun, Danlanud Iswahjudi, Danyon Para Raider 501/BY, Kasat Pol PP Madiun Kota, Kakesbangpol Madiun Kota dan para Ketua Paguyuban Perguruan Pencak Silat.

Kapolda Jatim dalam sambutannya mengatakan, “ Aparat keamanan ini tujuannya untuk mengelola keamanan dengan seluruh masyarakat dan pemerintah daerah, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.” sambutnya.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan, “ Aparat keamanan akan mengatur dan membantu kegiatan ini, saya meminta kepada seluruh aparat keamanan untuk bisa secara maksimal memberikan ruang dan tempat kepada masyarakat untuk melakukan aktivitasnya.” tandas Irjen Pol Machfud Arifin, S.H.

“ Dengan apel gelar pasukan ini menandakan kesungguhan dari aparat keamanan, tidak boleh ada underestimate, lakukan pengelolaan pengamanan secara maksimal,” pungkasnya. (mc0803) 

Warga Kesulitan Air, Babinsa Posramil 0805/17 Karanganyar Bantu Salurkan Air Bersih

Ngawi (aenews9.com) – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Posramil 0805/17 Karanganyar, Kopka Suyatmin ikut membantu penyaluran air bersih untuk kebutuhan warga yang mengalami kekeringan, di Dusun Pacar, Desa Pandean, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, Minggu (17/9/2017).

Babinsa Pandean Posramil 0805/17 Karanganyar, Kopka Suyatmin mengatakan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan bantuan dari Pemda Ngawi untuk dibagikan kepada warga di Dusun Pacar, Desa Pandean, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. “ Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mandi, memasak dan kebutuhan lainnya sehari- sehari,” ujarnya.

“ Program bantuan air bersih ini, merupakan bentuk kepedulian Pemerintah kepada masyarakat untuk mengatasi krisis air bersih serta meningkatkan kesehatan keluarga mereka. Hal ini untuk mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan air bersih,” ujar Kopka Suyatmin.

Menurutnya, kondisi kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Ngawi menjadi keprihatinan khususnya warga Desa Pandean, Kecamatan Karanganyar.

'' Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah kepada warga yang sedang mengalami kesulitan memperoleh air bersih,” ungkapnya.

Sementara itu, Suwito (55), warga setempat, mengaku senang dan sangat berterima kasih atas bantuan air bersih yang diterimanya dan berharap bantuan ini diberikan secara rutin selama musim kemarau. (Dim 0805/Ngw).

Serunya Kapolres Blora Ajak Gowes Bareng Komunitas Jurnalis Blora

Blora (aenews9.com) -- Agar lebih mempererat hubungan tali silaturahmi dan terjalinnya hubungan komunikasi dengan baik, Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H, bersama-sama dengan wartawan dari berbagai media, baik media cetak, elektronik dan media online adakan gowes bersama.

Start yang berawal dari Mapolres Blora dan Finish berakhir di Kampung Bluron, Desa Tempuran, pada Sabtu (16/9) tersebut nampak berlangsung sangat meriah. Para wartawan yang ikut serta terlihat begitu antusias sambut acara gowes bersama Kapolres Blora untuk yang pertama kalinya.

Tak mau kalah, para pejabat utama jajaran Polres Blora juga terlihat hadir ikut memeriahkan acara sepeda santai tersebut, diantaranya, Kabag Ops Kompol I Gede Arde, Kabag Sumda Kompol Rubiyanto, Kabag Ren Kompol Zuwono, Kasat Reskrim AKP Herry Dwi, Kasat Intelkam AKP Sutamto, Kasat Sabhara AKP Siswanto, Kapolsek Blora Kota AKP Sudarno dan Kapolsek Menden AKP Subardo serta puluhan anggota Polres Blora yang turut mengikuti dan memeriahkan acara gowes tersebut.

" Ya kita sengaja membuat kegiatan ini agar seluruhnya, baik polisi dan para wartawan sehat fisik dan jasmaninya. Jika sehat, bekerja pun bisa maksimal," ungkap Kapolres Blora AKBP Saptono.

AKBP Saptono kembali mengatakan, dengan kegiatan bersepeda santai tersebut, pihaknya berharap polisi dan wartawan Mitra Polres Blora bisa terus semakin erat dalam menjaga tali silaturrahmi dan menjalin kerjasama dengan baik, terlebih bersama-sama untuk ikut mencegah dan memerangi pemberitaan yang sifatnya Hoax.

" Polisi dan wartawan itu sama-sama memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga stabilitas keamanan yang sudah kondusif ini. Terlebih dalam pemberitaan yang cenderung mengarah ke fitnah atau Hoax, karena itulah perlu bagi kita semua untuk bersama-sama memerangi berita Hoax yang akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat," ujarnya.

Lanjut Kapolres, dalam kesempatan tersebut, tak lupa juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan jurnalis yang bertugas melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Blora, karena dengan kehadiran rekan wartawan, sejumlah informasi bisa disampaikan kepada mayarakat luas dengan begitu cepat dan dapat dipercaya.

“ Informasi itu harus disampaikan kepada masyarakat dan saya sangat mengapresiasi kepada wartawan yang sudah bekerja dengan baik. Sampaikan informasi sebaik mungkin sesuai dengan fakta dan data,” ungkap Kapolres.

Perlu diketahui acara gowes yang ditempuh dengan jarak kurang lebih 15 kilometer dan di ikuti oleh 39 orang wartawan dari berbagai media tersebut, ternyata tak sedikit pula yang meninggalkan kesan dan keseruan tersendiri.

Seperti Endah Kusumawati (43) salah satu rekan jurnalis wanita dari media Infoku tersebut mengaku bahagia, walaupun mengalami rusak sepeda di tengah berlangsungnya event gowes, tidak menyurutkan semangatnya. Apalagi moment gowes tersebut baru kali pertama diselenggarakan.

" Meski sepeda saya rusak di tengah jalan, dan terpaksa harus dinaikkan kedalam truk dalmas Polres Blora, tidak jadi soal. Capek sih, tapi seru banget," tukasnya.
Senada dengan apa yang dikatakan Endah, Sujalmo (57) dari media Bhayangkara Perdana tersebut juga mengaku bahagia dan sangat antusias mengikuti jalannya acara gowes hingga selesai meskipun usia tak lagi muda.

" Jangan dipandang dari segi usia ya. Usia boleh tua, tetapi fisik dan tenaga masih tetap seperti anak muda," kata pria yang akrab disapa Mbah Jalmo tersebut.

Hal senada juga dilontarkan oleh Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Blora, Yusuf Nurbaidi (42) yang begitu sangat mengapresiasi atas berlangsungnya event gowes bersama Kapolres Blora beserta jajarannya tersebut.

" Saya ucapkan terimakasih kepada Kapolres Blora bersama jajarannya. Semoga kedepan dengan adanya event semacam ini lagi, hubungan tali silahturrahmi serta keakraban antara Polres Blora bersama rekan-rekan wartawan di Blora pada khususnya semakin terjalin dengan baik," pungkasnya. (Ari Prayudhanto)

MEDIA GROUP