INFO TERKINI

Polres Magetan Rilis Pelaku Perampokan Yang Beraksi Di Siang Bolong Kemarin



Magetan (aenews9.com) – Pelaku perampokan di rumah Markaban (67) warga Dukuh Bodri, Desa Jomblang, Kecamatan Takeran, Rabu (30/8) kemarin dirilis Polisi.

Kedua pelaku tersebut bernama Ali Musodik (40) warga Desa Karang Sentul RT05/RW01, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah dan Trisna Pahlevi Arif (32) warga Desa Kedungjati, RT01/RW04, Kecamatan Bukareja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Kasubag Humas Polres Magetan, AKP Suyatni, mengatakan, sebelum beraksi para pelaku melakukan pengintaian sejak Sabtu (26/8). Modus dari kedua pelaku ini termasuk kejahatan lintas wilayah, karena dari pengakuannya, mereka telah melakukan kejahatan serupa di Kabupaten Purbalingga.

“ Sebelumnya pelaku ini melakukan aksinya di Kabupaten Purbalingga, dan kalau dilihat dari modusnya termasuk kejahatan lintas wilayah,” terang AKP Suyatni, Kamis (31/8).

Masih Kata AKP Suyatni, saat dilakukan penangkapan oleh petugas kemarin, di mobil pelaku juga ikut ditemukan beberapa plat nomor palsu yang tujuannya untuk mengelabuhi petugas.(nyr) 

Personil Koramil Kedunggalar Dampingi Pencairan Dana PKH 12 Desa

Ngawi (aenews9.com) - Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Dan bagi anggota keluarga RTSM diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Seperti halnya kegiatan pencairan dana PKH yang sedang dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu (30/8/2017).

Kali ini warga penerima dana RTSM sangat antusias sehingga Koramil 0805/13 Kedunggalar turut menerjunkan personilnya demi keamanan dan kelancaran dalam pelaksanaan pendistribusian dana PKH.

Jumlah penerima dana PKH terdiri dari 918 orang dari 12 Desa di Kecamatan Kedunggalar. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat, yakni Kantor Kecamatan Kedunggalar meliputi Desa Wilayah Utara yaitu Desa Kawu, Desa Gemarang, Desa Jenggrik, Desa Wonokerto, Desa Pelang Lor, Desa Bangunrejo Kidul.

Selain itu juga dilaksanakan di Kantor Desa Kedunggalar yang meliputi Desa Wilayah Selatan yaitu Desa Begal, Desa Katikan, Desa Pelang Kidul, Desa Wonorejo, Desa Jatigembol dan Desa Kedunggalar.

Ditempat terpisah Danramil 0805/13 Kedunggalar Kapten Inf Suyadi saat ditemui menyampaikan, program ini, dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.

Lebih lanjut dikatakan, ''Kami sengaja turunkan personil Babinsa dalam membantu pelaksanaan pendistribusian dana PKH dengan harapan kegiatan ini bisa berjalan dengan tertib lancar dan aman,'' pungkasnya. (Dim 0805/Ngw).


Nekat, Pelaku Perampokan Beraksi Di Siang Bolong, Kali ini Terjadi Di Takeran

Magetan (aenews9.com) – Rabu (30/8), Aksi nekat dilakukan pelaku di siang bolong dengan merampok rumah milik Markaban (67) warga Desa Jomblang RT08/RW03, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan.

Kronologi kejadian, pada pukul 09.30WIB rumah kediaman Markaban kedatangan dua orang laki-laki yang berpura-pura ingin membeli telur.

Saat itu yang berada di rumah adalah anaknya yang bernama Agus Wahyu Jatmiko. Mendengar ada salam dan ketukan pintu, Agus pun membukakan pintu dan mempersilakan kedua tamu tak dikenal tersebut untuk masuk.

Setelah berada di dalam, salah satu tamu tersebut menanyakan harga telur kepada Agus, namun Agus menjawabnya tidak tahu, lantas Agus mencoba menghubungi ayahnya menggunakan handphone untuk menanyakan harga telur.

Namun pada saat Agus Wahyu Jatmiko menghubungi ayahnya, tiba-tiba kedua tamu tersebut merangkul Agus, sontak saja Agus melawan hingga terjadi perkelahian di dalam rumah. Merasa tidak seimbang, Agus pun lari keluar rumah dan berteriak “rampok-rampok.”

Mendengar teriakan Agus, pelaku pun panik dan menembakkan senjata api ke arahnya, namun beruntung tembakan pelaku tidak mengenai Agus dan meleset ke pagar rumah.

Merasa aksinya gagal, kemudian kedua pelaku kabur dengan mengendarai Toyota Avanza F 1454 PL ke arah Magetan.

Kapolsek Takeran, AKP Agus Suprijanto membenarkan peristiwa perampokan ini, dan dia mengatakan bahwa pelaku sudah berhasil dibekuk di wilayah Mojopurno dan kemudian kedua pelaku diamankan ke Mapolres Magetan.

 “Saat itu saya mendapat informasi dari korban perampokan, kemudian saya langsung koordinasikan dengan jajaran, dan pelaku berhasil dibekuk di wilayah Mojopurno Kecamatan Ngariboyo,” kata Kapolsek Takeran kepada wartawan.(nyr)

Dalam Rangka BST, Pemkab Madiun Gelar Sarasehan Di Desa Ngetrep Jiwan

Madiun (aenews9.com) - Program unggulan Pemerintah Kabupaten Madiun Bakti Sosial Terpadu (BST) kembali digulirkan. Kali ini Desa Ngetrep, Kecamatan Jiwan, yang mendapat giliran disambangi Forkopimda Kabupaten Madiun, Selasa (29/8/17) kemarin.

Tampak hadir dalam sarasehan yang digelar di halaman SDN 01 Ngetrep, Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos, Wakil Bupati Madiun Drs. Iswanto, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Joko Setyono, Kapolres Madiun AKBP Sony Mahar, B.A.,S.I.K.,M.H, Kabag Korwil Dr. Supriyanto, S.H., M.H, Komandan Skadron Udara 14 Letkol Pnb Abdul Haris, Kasdim 0803/Madiun Mayor Inf Meina Helmi, S.Sos, Kajari Kabupaten Madiun I Made Jaya Harjana, Kepala Pengadilan Kabupaten Madiun Arif Budi Cahyono, S.H, Muspika Kecamatan Jiwan, Kepala Desa se-Kecamatan Jiwan, warga masyarakat Desa Ngetrep dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan kali ini, Bupati Madiun Muhtarom mengatakan bahwa dirinya merasa bahagia bisa datang di Desa Ngetrep dan mulai besok (hari ini-red) ada pelayanan kesehatan gratis. Untuk itu Muhtarom mempersilahkan masyarakat mendatangi dan memeriksakan diri agar semua warga sehat.

Selain itu, Bupati Muhtarom menghimbau agar anak-anak yang putus sekolah, diharapkan orang tuanya bertanggungjawab dan mendukung pendidikannya.(mc)


Perbaikan Makam R.Ay. Masmoyowati Situs Budaya Desa Sangen

Madiun (aenews9.com) - Pemerintah Desa Sangen, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun sedang melaksanakan kegiatan perbaikan fisik situs sejarah makam kuno yang diketahui milik R.Ay. Masmoyowati.

Keberadaan Makam R.Ay. Masmoyowati atau masyarakat setempat mengenal dengan Makam Siraman yang berada di Dusun Kembangsore, RT11/RW03, Desa Sangen, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, merupakan salah satu situs yang cukup penting dalam sejarah peradaban masyarakat Desa Sangen. Apalagi di depan makam juga terdapat 2 situs purbakala peninggalan masa klasik (pengaruh Hindu-Budha) berupa Umpak batu yang pernah berjaya di abad ke-10 hingga awal abad ke-16 Masehi.
     
Dalam sejarah Desa Sangen, bahwa Desa Sangen dulunya menjadi satu dengan Desa Banjarsari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Seorang warga Banjarsari bernama Maridin disuruh untuk membabat hutan yang terletak di sebelah barat sungai yang berada di barat desa, ia diberi pesan bahwa dalam membabat hutan tidak diberi upah (sangon/sangu dalam bahasa Jawa-red). Dalam babat hutan tersebut, Maridin menemukan sebuah makam kuno yang tidak terawat dengan dua buah batu umpak di depan makam. Setelah selesai membabat hutan untuk dijadikan perkampungan kemudian Maridin merawat makam kuno tersebut.

Adapun perkampungan itu dinamakan oleh Maridin dengan nama SANGEN berasal dari kata sangu, peristiwa itu terjadi pada tahun1821M.

Sedangkan makam kuno yang diketemukan Maridin berdasarkan petunjuk gaib merupakan makam seorang putri dari Dinasti Raja Airlangga dari kerajaan Kahuripan tahun1009 M.

Menurut Kepala Desa Sangen, Sony Hendro Cahyono, S.E, bahwa Desa Sangen juga mempunyai situs benda purbakala yaitu Makam kuno R.Ay. Masmoyowati dan dua artefak batu umpak peninggalan jaman kerajaan Hindu-Budha, sebagai bentuk pelestarian terhadap cagar budaya, Pemerintah Desa Sangen melakukan kegiatan fisik pemeliharaan yang meliputi pengecatan pada tiang penyangga cungkup dan pemasangan keramik di sekitar makam.

“ Pemasangan keramik Makam R.Ay. Masmoyowati serta pengecatan pada tiang bangunan supaya suasana terlihat bersih dan nyaman untuk orang yang berziarah. Lagi pula pada kegiatan bersih desa yang diadakan setiap tanggal 1 Asyuro selalu diawali dari Makam Eyang Maridin kemudian berlanjut ke Makam Siraman ini,” terang Sony.

Sedangkan penggunaan dana pemeliharaan fisik makam kuno diambilkan dari DD Tahun 2017.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Siswanto, Staf Urusan Umum Desa Sangen, "Program pemeliharaan Makam R.Ay. Masmoyowati diambilkan dari Dana Desa (DD) tahun 2017 dengan nilai anggaran sebesar Rp.5.549.962 (lima juta lima ratus empat puluh sembilan ribu rupiah),” terang Siswanto. (zam/DP)

Peringati Hari Jadi Madiun Ke-449, Bupati Madiun: Untuk Maju Harus Dengan "DUIT"

Madiun (aenews9.com)  - Alon-Alon Reksogati Mejayan Kabupaten Madiun berubah menjadi serba putih. Lebih dari 5.000 orang memadati Alon-Alon Reksogati untuk melakukan kegiatan bernuansa religi yang bertajuk “Madiun Bersholawat.” Peserta sholawat datang dari berbagai daerah di wilayah Kabupaten Madiun dan sekitarnya.

Madiun Bersholawat ini digelar pada Senin (28/8) yang dipimpin oleh Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaf, dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf, Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos, Wakil Bupati Madiun Drs. Iswanto, M.Si, Danlanud Iswahyudi Kolonel Penerbang Samsul Rizal, S.IP, M.TR.HAN, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Drs. Joko Setiono, M.Si, Perwira Penghubung Kodim 0803/Madiun Mayor Inf Suyono, Wakapolres Madiun Kompol Rentrix, Ketua PCNU Kabupaten Madiun KH. Ahmad Mizan Basyari, Muspika Kecamatan Mejayan, serta Tokoh Masyarakat, Tokoh pemuda dan sejumlah tamu undangan lainnya.

“ Dengan kegiatan bersholawat, mudah-mudahan warga masyarakat Kabupaten Madiun lebih bersyukur dan menambah nilai ketaqwaan kita kepada Allah SWT.” kata Bupati Madiun Muhtarom.

Masih kata Muhtarom, mudah-mudahan dalam kegiatan Madiun bersholawat ini dapat mensejahterakan rakyat, berdasarkan hasil penilaian bahwa Kabupaten Madiun tahun demi tahun mengalami kemajuan, yang tentunya untuk maju harus dengan "DUIT", yang artinya Do'a, Usaha/Ikhtiar/Kerja Keras, Ilmu dan Tawakal kepada Allah SWT.”
  
Madiun Bersholawat merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-72 dan memperingati hari jadi Kabupaten Madiun yang Ke-449. (mc).

MEDIA GROUP