INFO TERKINI

Dankoopssus: TNI Siap Mencegah Aksi Terorisme yang Mengancam Kehidupan Masyarakat


AENEWS9.COM
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai komponen Pertahanan Negara, tidak akan membiarkan aksi terorisme menghantui dan mengancam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan daya cegah dan daya tangkal serta kecepatan bertindak dalam menanggulangi terjadinya aksi terorisme. 

Hal tersebut disampaikan Komandan Komando Operasi Khusus (Dankoopssus) TNI, Mayjen TNI Richard TH. Tampubolon, S.H., M.M., saat memimpin Apel Gelar Pasukan Latihan Penanggulangan Anti Teror (Latgultor) Satuan Aksi Khusus (Sataksus) TNI dalam Rangka Pengamanan VVIP TA 2020, bertempat di Pelabuhan JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/11/2020). 


Komandan Koopssus TNI mengatakan, latar belakang diselenggarakannya Latihan Penanggulangan Teror Aksus dalam rangka pengamanan VVIP TA 2020 adalah sebagai implementasi strategis untuk menghadapi kemungkinan terjadinya serangan teror terhadap para Pejabat VVIP, salah satunya adalah Presiden dan Wakil Presiden RI serta tamu VVIP setingkat Kepala Negara atau Presiden dan Wakil Presiden negara sahabat sebagai wujud menjaga kehormatan dan kedaulatan NKRI.

“Ini juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas TNI, menguji kesiapsiagaan Satgultor TNI untuk melaksanakan operasi penanggulangan terorisme dalam rangka menghadapi kemungkinan ancaman terorisme yang akan terjadi, dan juga untuk memberi rasa tenang, aman dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat,” ucap Mayjen TNI Richard TH. Tampubolon.

Lebih lanjut, ditegaskannya bahwa aksi terorisme adalah act of war (bentuk perang), sehingga TNI harus siap mulai dari penangkalan, penindakan, sampai dengan pemulihan. “Aksi terorisme adalah salah satu hideouse crime atau kejahatan yang mengerikan. Hal ini bisa terjadi setiap saat, termasuk pada situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini,” ujar Komandan Koopssus Richard Tampubolon.

Selanjutnya, Komandan Koopssus TNI menerangkan bahwa aksi terorisme tidak hanya menjadi ancaman bagi Indonesia saja, akan tetapi menjadi ancaman global, terbukti tidak saja menimbulkan korban jiwa yang cukup besar, tetapi juga menyebabkan trauma psikologis yang berkepanjangan bagi masyarakat, serta menimbulkan dampak negatif yang cukup luas terhadap berbagai aspek kehidupan.  

Latihan Penanggulangan Teror Sataksus TNI dalam Rangka Pengamanan VVIP TA 2020, diselenggarakan oleh Koopssus TNI, melibatkan 338 personel di antaranya dari Satuan 81 Komando Pasukan Khussus (Kopassus) TNI AD, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) TNI AL dan Detasemen Bravo (Denbravo) 90 Paskhas TNI AU.  

Keberangkatan Sataksus TNI menuju Medan Latihan akan dipusatkan di wilayah sekitar Perairan Selat Malaka, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. (*)

Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan Beton Muneng - Kenongorejo Jadi Sorotan


AENEWS9.COM
MADIUN- Proyek pengerjaan peningkatan jalan beton Muneng- Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun menjadi sorotan banyak pihak.

Pasalnya proyek yang dikerjakan menggunakan anggaran Bersumber dari DAU P - APBD Kabupaten Madiun Tahun 2020 Dengan Anggaran RP.2.059.162.000 ,00,yang dikerjakan oleh CV Hidayah yang beralamat di Desa Golan kecamatan Sawahan kabupaten Madiun diduga dikerjakan tidak sesuai RAB.



Pantauan wartawan saat berada di lokasi pembangunan Jalan Rabat Beton yang berkelanjutan berada di Desa Muneng - Kenongorejo tersebut ini tidak pantas diapreasi, Pasalnya pembangunan jalan rabat beton diduga tidak sesuai dengan Spesifikasi RAB sehingga diperkirakan bangunan tidak akan bertahan lama, Kamis(19/11)

Pekerjaan jalan rabat beton diduga banyak ditemukan kesalahan, mulai dari pemadatan lantai banyak ditemukan batu - batu agak besar dan tidak bisa pecah dikarenakan dalam pemadatan tidak memakai Beby Roler ataupun Vibro, Selain itu untuk perancangan besi asal - asalan cara merakitnya, kemudian jarak perancangan pembesian yang harusnya 20 cm ,disitu ditemukan jarak 27 cm ,untuk ketebalan rabat beton yang seharusnya 20 cm disitu ditemukan cuma 19 cm .

Pembangunan jalan rabat beton yang kondisinya saat ini hampir mencapai 50  persen .Diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya ( RAB ) .

Saat tim awak media berada di lokasi pekerjaan peningkatan jalan beton Muneng - Kenongorejo dan mengkonfirmasi  dengan pihak Direktur Kontraktor CV HIDAYAH, Katimin melalui sambungan telpon, namun pihak kontraktor malah   beritikad tidak baik dengan arogannya membenturkan awak media dengan mendatangkan Anggota polsek Pilangkenceng yang datang  memakai mobil patroli.  

"kita mau konfirmasi dengan pengelola CV nya,malah kita dibenturkan dengan pihak Polsek Pilangkenceng oleh Direktur CV Hidayah," terang  Bagus salah satu awak media .

Ditemui diruang kerjanya, Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Madiun, Anang Tri Widodo, saat di Konfirmasi awak media terkait pekerjaan jalan rabat beton Muneng - Kenongorejo,Jumat(20/11/3020)

Dirinya mengatakan Akan  melakukan pembinaan selain itu  dirinya juga mengucapkan  terima kasih kepada rekan Media yang sudah melakukan sebagai kontrol sosial.

"Kami akan Cek lapangan dan lakukan pembinaan pada kontraktor ,tegas Anang (Tim)


Polsek Kangayan Tangkap Dua Remaja Pengguna Sabu


AENEWS9.COM
  SUMENEP_ Polsek Kangayan terus ungkap dan tangkap penyalagunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Kangayan Polres Sumenep.


Senin 16 November 2020 sekira pukul 20:00 WIB atas Perintah langsung Kapolsek Kanganyan IPDA MIFTAHOL RAHMAN, SH yg juga mantan PLT Kasi Pemberantasan BNNK Sumenep, Jajaran Polsek Kangayan melakukan penangkapan terhadap dua orang remaja Usriyanto alias Usri Bin Juprin 25 tahun asal Desa Jukong Jukong Kec Kangayan Kab Sumenep dan Mat Darma alias Mat Bin Mukawa 24 tahun asal Desa Jukong Jukong Kec Kangayan Kab Sumenep, Kedua Remaja tersebut ditangkap di jalan Raya Dusun Sumur Elis Desa timur Janjang Kec Kangayan Kab Sumenep,


Barang bukti yg berhasil disita dari dua orang remaja tersebut,1 (satu) Poket/plastik klip kecil berisi sabu berat kotor (belum ditimbang), 1 (satu) buah Pipet Kaca, 1 (satu) Buah Bungkus Permen Lolipop Merk SPLIT (dijadikan bungkus Sabu), 1 (satu) Sepeda Motor Honda CBR Warna Orange Putih Nopol : M 5434 WR, 1 (satu) Buah HP Merk Samsung Silver.


Dua tersangka  yang tak berdaya dan tak berkutik ditangan Polsek Kangayan tersebut dibuktikan dengan Laporan LP-A/34/XI/RES.4.2./2020/JATIM/NKB/SPKT POLSEK KANGAYAN, Tgl 16 November 2020.SP-Sidik/57/XI/2020/Polsek Kangayan, Tgl 16 November 2020.


Dalam sebuah rilis, Miftahol Rahman SH menerangkan bahwa telah terjadi pengungkapan kasus penyalanggunaan Narkotika jenis sabu sabu  di wilayah Hukum Polsek Kangayan-Polres Sumenep oleh Polsek Kangayan.


Kedua tersangka berhasil dibekuk pada hari senin 16 november sekitar pukul 20.00 Wib di Jalan Raya Dusun Sumor Elos Desa Timur Jangjang Kec. Kangayan Kab. Sumenep.Atas nama Usrianto Umur ( 25 Tahun) dan Mat Darma (24 Tahun) keduanya berasal dari Desa Jukong-Jukong, Kec. Kangayan, Kab. Sumenep.


Kronologis kejadian , berawal dari anggota Polsek Kangayan melaksanakan penyelidikan terkait maraknya peredaran narkotika di wilayah Kec Kangayan Kab Sumenep.Selanjutnya Anggota Polsek Kangayan mendapatkan informasi terkait adanya transaksi peredaran narkotika di wilayah Desa Timur Jangjang Kec Kangayan, Mendengar informasi tersebut anggota Polsek Kangayan langsung melakukan penyelidikan intensif  terkait informasi tersebut.

 

Setelah dilakukan penyelidikan  anggota Polsek Kangayan mendapati 2 (dua) orang laki-laki sedang mengemudikan Sepeda Motor Honda CBR Warna Orange Putih Nopol : M 5434 WR melintas di Jln Raya Dusun Sumor Elos Desa Timur Jangjang Kec. Kangayan dan dicurigai sedang membawa Narkotika jenis Sabu, melihat hal tersebut anggota Polsek Kangayan melakukan tindakan kepolisian dengan cara penangkapan namun pelaku sempat membuang barang bukti berupa 1 (satu) poket/plastik klip kecil berisi sabu berat kotor (belum ditimbang) ke pinggir jalan.


Selanjutnya  pihak kepolisian melakukan penggeledahan dan ditemukan BB yg berhasil disita 1 (satu) poket/plastik klip kecil berisi sabu berat kotor (belum ditimbang)  1 (satu) buah Pipet Kaca (satu) buah bungkus permen Lolipop merk SPLIT (dijadikan bungkus Sabu)  1 (satu) Sepeda Motor Honda CBR warna orange putih Nopol M 5434 WR  1 (satu) buah HP merk samsung silver.


Setelah dilakukan interogasi kepada  tersangka, keduanya mengakui bahwasanya barang narkotika jenis sabu tersebut didapat dari sumbangan bersama teman lainnya yang bernama WI.

Selanjutnya kedua tersangka berikut barang bukti dibawa ke Mapolsek Kangayan  untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, Akibat perbuatannya kedua tersangka tersebut dijerat Penerapan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika (FAN/JB)

Kelurahan AlasTuwo Diam - diam Punya Prestasi dan Potensi Wisata yang Perlu Dikembangkan

                       Harsono,Lurah Alastuwo,Poncol,Magetan


AENEWS9.COM cMAGETAN- Kelurahan Alas Tuwo yang berada di Kecamatan Poncol Magetan memiliki potensi dan prestasi yang  membanggakan sekaligus perlu dikembangkan.Dalam hal prestasi Kelurahan Alas Tuwo beberapa kali meraih piagam penghargaan atas dedikasi pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan( PBB) sebelum jatuh tempo yang semestinya berakhir pada bulan September setiap tahunnya, namun sudah terlunasi pada bulan sebelumnya.

Selain prestasi tersebut diatas  Kelurahan Alas Tuwo juga memiliki potensi perkebunan kopi yang bisa dikembangkan menjadi  ekowisata kopi.

Kepala Kelurahan Alastuwo, Harsono mengatakan, pelunasan PBB sebelum masa akhir pembayaran itu sudah sering dilakukan terutama di bawah kepemimpinannya yang sudah 5 tahun ini.

“Untuk pelunasan PBB harusnya sampai akhir bulan Septembar tapi Kelurahan Alastuwo itu seringkali di bulan Mei sudah lunas,” terang Harsono.

Dan karena prestasi tersebut, Kelurahan Alastuwo pun juga mendapat piagam penghargaan dari Pemkab Magetan.

Sementara untuk potensi yang patut dibanggakan lainnya di Kelurahan Alastuwo ini adalah adanya kebun kopi. Menurut Harsono, sebagian besar lahan di Alastuwo banyak ditanami pohon kopi dengan berbagai jenis. Dan hingga kini dari luasan 10 ribu hektar di Gunung Tambal sudah ada sekitar 1500 pohon kopi yang berbuah.

“Lahan di sini banyak ditanami kopi, dan dari luasan sekitar 10 ribu hektar kebun kopi milik masyarakat di Gunung Tambal itu saat ini yang sudah berbuah sekitar 1500 pohon,” pungkas Harsono.

Melihat potensi tersebut, lebih jauh Harsono merencanakan ingin membuat destinasi wisata di area kebun kopi tersebut. “Rencananya kita akan membuat destinasi wisata di kebun kopi,” tambahnya.

Untuk diketahui, Alastuwo merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sesuai dengan namanya, Alastuwo masih memiliki hutan yang cukup luas dan hutan yang ada di daerah ini adalah hutan Pinus.(Ng)

Pemkab Madiun Raih Kembali Penghargaan Kovablik 2020


AENEWS9.COM
MADIUN- Pemerintah Kabupaten Madiun kembali berhasil menyabet penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, atas Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) 2020. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa kepada Bupati Madiun H. Ahmad Dawami di Hotel Singasana Batu Malang ,Jum'at (13 /11).

Pada kompetisi Kovablik tahun ini Kabupaten Madiun berhasil menyabet Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) dari Pemprov Jawa Timur tahun 2020 atas inovasi layanan “IMP SMART (Institusi Masyarakat Pedesaan, Solusi Membangun Data Keluarga Terpadu)” yang diluncurkan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 

IPM Smart ini merupakan sebuah Inovasi digitalisasi data keluarga terpadu yang menyajikan integrasi Data Keluarga, Data Kependudukan, DTKS, PIS PK yang dapat diakses by name, by address, by reason sampai tingkat RT, sebagai instrumen untuk menurunkan angka kemiskinan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati H. Ahmad Dawami memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atas Inovasi yang berbuah Penghargaan dari pemerintah Provinsi ini. Melalui penghargaan ini Bupati berharap dapat memotivasi OPD lain dalam membuat Inovasi-inovasi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.(*)

Lek Dahlan,Musisi Asli Madiun Rilis Lagu Baru Bertanduk Kampung Pesilat Nguatke Ati


AENEWS9.COM
MADIUN- Musisi asal kabupaten Madiun Lek Dahlan luncurkan lagu teranyarnya bertajuk Kampung Pesilat Nguatne Ati. Lagu ini dirilis di Gedung Kampung Pesilat Caruban, Kamis malam (12/11).

Pencipta lagu viral berjudul Los Dol yang dipopulerkan oleh Denny Caknan ini mengaku, lagu barunya itu dipersembahkan untuk kampung kelahirannya Kabupaten Madiun. Saat ini Kabupaten Madiun sedang membangun brand image kampung pesilat dan dengan lagu ini diharapkan bisa mempersatukan masyarakat Madiun.

Hal tersebut sangat diapresiasi Kaji Mbing, sapaan Bupati Madiun untuk merilis lagu tersebut bersamaan dengan acara Forum Grup Discusi (FGD) dua tahun berdirinya Kampung Pesilat Indonesia di Kabupaten Madiun. Kaji Mbing pun mengakui adanya kampung pesilat sangat memberikan sumbangsih kepada Pemkab dan masyarakat Kabupaten Madiun. 

"Tidak bisa dipungkiri lagi, Kampung Pesilat menggerakkan ekonomi sosial hingga budaya. Dengan komitmen kebersamaan Kampung Pesilat saat terkena imbas COVID-19, Kabupaten Madiun menempati posisi terendah dalam penyebaran virus tersebut se Jawa Timur", ujarnya. Kampung Pesilat Indonesia, lanjutnya, adalah komitmen dalam menebarkan kedamaian dan merajut kebersamaan. Sebab kedua hal tersebut berguna untuk melanjutkan pembangunan.

Lagu ini merupakan wujud kebanggaan masyarakat dengan adanya Kampung Pesilat di Kabupaten Madiun. Mudah-mudahan Kampung Pesilat di kabupaten Madiun bisa istikomah, dan membuat Madiun bisa kondusif, secara ekonomi banyak produk kita sampai keluar negeri dan juga ada semangat sendiri bagaimana merubah potensi perguruan ada yang kurang baik dan ini manjadi modal untuk membangun dan menarik investor di kabupaten Madiun," tandasnya.

Diadakan di Kredo Coffee, HUT Ke-13 PPWI Sukses Digelar


AENEWS9.COM
LAMPUNG-  Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-13 Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN-PPWI) mengelar acara di Coffe Credo, Kecamatan Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah. Rabu, 11 November 2020.

Kegiatan yang dihadiri, Ketum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, Dewan Pembina DPP PPWI, Anang Prihantoro, Ketua DPD PPWI Lampung, Edi Suryadi, beberapa Ketua DPC dan seluruh anggota PPWI se-Sumatera Bagian Selatan.

Disela kegiatan yang tak kurang dihadiri 60-70 orang tersebut, Ketum PPWI Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, mengatakan jadikan momentum ini sebagai pemersatu bagi kita semua Persatuan Pewarta Warga Indonesia berbagi kepada masyarakat, didalam Informasi yang Baik, Benar dan Bermanfaat (B3) bukan hoax alias bohong.

“Persatuan Pewarta Warga Indonesia kiprah dan sepak terjangnya tidak hanya di Nasional, akan tetapi sudah Internasional, dan tak lama lagi struktur kepengurusan DPN PPWI akan berdiri di wilayah Negara Timur Tengah tepatnya di Lebanon, sudah ada anggota disana tinggal menungu surat keputusan dari DPP,” ujar Wilson.Eksistensi PPWI tetap dengan komitmen berbagi kepada masyarakat dalam memperoleh, menyimpan, menyebarkan informasi agar tersampai dengan baik dan segera di tindaklanjuti. Kedepannya saya berharap di HUT ke-13 PPWI menjadi organisasi yang selalu garda terdepan dan dipercaya oleh masyarakat umum dalam menyampaikan informasi, oleh karena saya menghimbau kepada seluruh anggota PPWI di seluruh Nusantara sampaikan informasi sebenar-benarnya sesuai dengan fakta dan data yang ada sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

Hingga usai, acara berjalan sukses dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, disambung makan siang bersama, serta dilanjut tanya jawab antar anggota PPWI se-Sumbansel. (*)


13 Tahun PPWI, Wilson Lalengke: Jurnalistik Merupakan Tugas dan Tanggung Jawab Seluruh Warga


AENEWS9.COM
Lampung - Organisasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) merayakan HUT ke-13 tahun 2020 ini pada Rabu (11/11/2020). Syukuran 13 tahun PPWI tersebut secara nasional diselenggarakan di Kebon Kredo Coffe, Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Selain Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A.; acara syukuran juga dihadiri oleh sejumlah pengurus dan anggota PPWI, antara lain Ir. Anang Priantoro selaku Dewan Penasehat PPWI Lampung yang juga merupakan pemilik Kredo Coffe. Selain itu, terlihat hadir Koordinator PPWI Regional Sumatra, Edi Suryadi; pemilik 10 media di Lampung, Husin Muchtar; dan perwakilan Pengurus DPD dan DPC PPWI di Provinsi Lampung.

Di antara peserta acara ini, tidak ketinggalan terlihat Ketua dan Sekretaris DPC PPWI Karawang Jawa Barat, Dede Nurcahaya dan Neneng Jauhara Khairiah; serta Ketua dan Sekretaris DPC PPWI Ogan Komering Ilir Sumatra Selatan, M. Abbas Umar dan Agung Jepriansyah. Jumlah peserta acara yang berlangsung secara sederhana namun hikmat dan penuh keakraban itu tidak kurang dari 60 orang yang mewakili hampir seluruh kabupaten dan kota se Lampung.

Dalam sambutannya, Wilson Lalengke mengajak seluruh peserta untuk mengucapkan syukur atas perkembangan organisasi PPWI yang sampai saat ini semakin berkembang dan diterima oleh masyarakat, baik di Indonesia ataupun dunia.

"Pencapaian tersebut tentu tidak datang begitu saja. Keberhasilan tidak dicapai oleh satu dua orang, ini semua terjadi berkat kerja keras kita semua. Kekompakan, kebersamaan dan kemauan kita untuk selalu berbagi ide, apa yang ada dalam pikiran dan hati kita, dan mencoba memahami semua masalah yang muncul sehingga kita mampu mencari jalan keluar bagi persoalan-persoalan yang kita hadapi merupakan modal PPWI yang baik dan cukup menentukan. Itulah yang menjadi kekuatan kita," ungkap Alumni PPRA-48 Lemhanas RI Tahun 2012 itu.


Lebih lanjut, Wilson menyampaikan terima kasih kepada para pengurus PPWI di seluruh Indonesia yang mau berbagi informasi tentang apa yang dirasakan, dicita-citakan, dan mengimplementasikan program PPWI di tengah masyarakat. Hal tersebut merupakan refleksi yang membanggakan bagi PPWI.

Lahirnya organisasi PPWI, tambah Wilson, bertujuan untuk menaungi semua elemen masyarakat yang beraktivitas di bidang jurnalistik, terutama jurnalisme warga. Kegiatan jurnalistik meliputi tulis-menulis, fotografi, video, dan pengelolaan media, termasuk di dalamnya aktivitas netizen yang memanfaatkan media-media sosial dan jaringan pertemanan.

"Salah satu tugas kita adalah berupaya merobah image publik yang menganggap bahwa dunia jurnalistik itu merupakan wilayah kerja para wartawan professional saja, warga kebanyakan tidak boleh ikut-ikut; kita dorong untuk masuk kepada pola pikir yang baru, yakni bahwa jurnalistik dan publikasi media massa itu adalah tugas dan tanggung jawab semua warga masyarakat," ulas jebolan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University Inggris ini.

Hal tersebut sesuai dengan UUD 1945, Pasal 28F yang berbunyi: "Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyimpan informasi dengan menggunakan segala

 jenis saluran yang tersedia."

Jurnalistik itu tugas dan tanggung jawab kita semua, jangan biarkan pemberitaan yang muncul di ruang publik dikendalikan oleh satu dua pihak saja. Karena yang paling mengetahui situasi dan kondisi yang terjadi di sekitar kita adalah kita sendiri, bukan orang lain.

"Jangan sampai apa yang terjadi di tempat kita diolah dan diberitakan oleh orang yang berada di luar daerah tersebut. Semestinya warga yang ada di lingkungan tempat kejadian suatu peristiwa itu sendiri yang harus memberitakan. Informasi dari merekalah yang paling asli, akurat, tepat, dan terpercaya. Prinsip yang diusung PPWI adalah _every citizen is journalist_ atau setiap warga adalah pewarta," jelas Wilson Lalengke yang juga menyelesaikan pasca sarjananya di bidang Applied Ethics di Utrecht University Belanda dan Linkoping University Swedia ini.

Sementara itu, Anang Priantoro selaku Dewan Penasehat PPWI Lampung juga menyampaikan kebanggaan terhadap perkembangan PPWI, baik media maupun jurnalis, yang dalam pemberitaan sudah ada kemajuan dan tidak terpaku pada satu pokok pembahasan.

"Saya merasa senang karena media-media dan jurnalis yang bergabung dengan PPWI sudah mulai memberitakan informasi di berbagai bidang atau aspek yaitu politik, ekonomi dan pembangunan, pariwisata, kebudayaan, dan lain-lain. Tidak hanya berita kriminal saja yang dikedepankan," tandas Anang.

Koordinator PPWI Regional Sumatra, Edi Suryadi, yang bertindak sebagai pemandu acara syukuran selanjutnya mengajak Ketum PPWI dan seluruh peserta melakukan pemotongan tumpeng HUT Ke-13 PPWI, yang dilanjutkan makan siang bersama. (NJK/Red)


Liputan: Dede N

MEDIA GROUP