INFO TERKINI

Kode Etik Seorang Profesional di Bidang Teknologi Informasi

Kode Etik Seorang Profesional di Bidang Teknologi Informasi

Oleh : Byas Ageng Haqiqie

Semenjak duduk dibangku SMA saya selalu merasa ingin tahu soal teknologi informasi terlebih bagaimana cara komputer dan program - program tersebut dibuat dan dijalankan. Dengan rasa ingin tahu saya belajar dengan otodidak dari internet. Walaupun saya adalah anak SMA saya tetap belajar mengenai teknologi informasi. Yang saya pelajari pertama kali adalah bagaimana cara membuat suatu program pada komputer, yaitu dengan belajar coding dasar dan bahasa bahasa yang tidak terlalu rumit. Dengan rasa ingin tahu yang lebih, aku putuskan untuk kuliah pada jurusan yang membahas teknologi informasi dan program program didalam nya. yaitu, masuk kedalam program studi Informatika di Universitas Muhammadiyah Malang.
Setelah menginjak bangku pendidikan tinggi khususnya pada program studi informatika, saya sadar apabila dalam teknologi informasi bukan hanya bagaimana kita membuat program atau mengenali tentang bagaimana komputer bekerja, namun juga belajar bagaimana menjalani profesi dengan profesional pada bidang teknologi informasi. Apabila kita bekerja sesuai keahlian kita yang telah kita pelajari dan dalami maka dapat disebut sebagai profesi. Sebuah profesi harus dikerjakan dengan cara profesional agar tidak merugikan siapapun. Bagaimana cara kita agar dapat membuat profesi kita dapat dikerjakan secara profesional? Caranya dengan membuat suatu aturan atau pedoman atau etika untuk profesi kita.

       Pada masa kini, kemajuan di bidang teknologi membuat setiap orang meningkatkan kemampuannya di bidang penguasaan teknologi, sehingga dengan penguasaan tersebut harus dijaga dan diatur dalam suatu rumusan kode etik yang terkandung nilai - nilai etika dan profesi. Etika dalam bahasa berarti norma , atau pedoman dalam melakukan seseuatu. Dan profesi berarti janji untuk memenuhi kewajiban atau tugas khusus secara tetap. Setiap profesi semestinya mempunyai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan nya. Dengan begitu semua perusahaan dapat mempekerjakan orang secara profesional, tanpa takut orang tersebut bertindak dengan semaunya atau diluar aturan aturan. Semua pedoman yang berlaku untuk seorang yang mempunyai profesi tersebut di sebut kode etik. Begitu juga dengan seorang programmer. Programmer mempunyai kode etik yang telah di buat dan dirumuskan oleh Association for Computing Machinery (ACM), dan di setujui oleh IEEE yang merupakan wadah bagi profesional bidang teknologi.
Menurut saya dengan adanya kode etik untuk seorang yang bekerja pada bidang teknologi informasi membuat dia menjadi semakin profesional dalam melakukan pekerjaan di bidangnya. Selain itu dengan berlakunya kode etik bagi sebuah profesi khusus nya pada bidang teknologi informasi akan melindungi masyarakat dan para konsumen yang memakai jasa orang yang berprofesi pada bidang teknologi informasi atau ahli IT. Etika profesi merupakan pokok pemikiran yang harus dimiliki oleh setiap organisasi profesi, yang nantinya akan digunakan sebagai perumusan kode etik. Kode etik yang berlaku untuk semua profesi dalam suatu organisasi profesi harus ditaati, jika tidak maka akan mendapat sanksi berupa sanksi sosial dan sanksi materil dari organisasi. Dengan begitu akan menjaga hubungan antara client dan orang yang berprofesi pada bidang teknologi informasi atau ahli IT. Suatu contoh, seorang programmer tidak boleh membuat ataupun mendistribusikan malware. Apabila malware tersebar bersama aplikasi yang di unduh atau di beli client tentu nya akan membahayakan data data dari client tersebut. Hal tersebut bisa disebut sebagai penyimpangan keahlian yang sangat amat berbahaya. Apabila seorang programmer melakukan hal tersebut, dapat mendapatkan peneguran lalu sanksi oleh organisasi jika terdapat laporan yang menyebutkan programmer tersebut melakukan hal yang menyimpang dan tidak profesional.

       Berikut 3 fungsi dari kode etik profesi yang di kemukakan oleh Sumaryono(1995) :
Sebagai pencegah kesalahpahaman dan konflik, Sarana kontrol sosial, Sebagai pencegah campur tangan pihak lain. Selain itu kode etik dibuat bertujuan untuk menjaga nilai nilai dalam profesi pada bidang teknologi informasi. Bukan hanya etika dalam pekerjaan nya namun tak lupa menjaga nilai nilai moral dalam berprofesi. Jujur, adil, bertanggung jawab adalah satu nya, untuk menjaga kepercayaan client maka kita harus dapat mengerjakan apa yang sudah kita sepakati dengan penuh rasa tanggunng jawab dan jujur dengan demikian kita sudah memenuhi nilai nilai etika profesi sehingga kita sudah menjalankan kode etik secara benar. Seorang yang berprofesi dibidang teknologi informasi atau Ahli IT juga harus dapat menerapkan ilmu dan pengalaman nya kedalam pekerjaannya. Jangan sampai saat bekerja pada client atau perusahaan kita tidak dapat bekerja dengan maksimal seperti membuat program dengan asal - asalan atau membuat rancangan arsitektur web dengan tidak matang, hal ini dapat merugikan client serta perusahaan kita sendiri.

      Seorang yang berprofesi dibidang teknologi informasi atau ahli IT harus mempunyai rasa disiplin yang tinggi. Dengan disiplin maka kita dapat menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu dan menghasilkan pekerjaan yang baik. Tidak lupa seorang ahli IT harus cakap dan pandai dalam bersosial media, dengan demikian dapat menjaga hubungan antar sesama profesi atau pun client, terlebih dengan kondisi tertentu dalam bersosial media kita tidak boleh secara sadar memberikan dan membocorkan rahasia seorang client kepada orang lain atau pun khalayak umum. Karena itu merupakan tindakan jahat yang merusak kode etik dan mampu merusak citra profesi dibidang Teknologi informasi atau ahli IT. Apabila kita telah membuat kesepakatan dengan client maka kita harus dapat menjaga rahasia tersebut dengan rapat - rapat.
Dari tulisan saya diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa seorang yang profesional dan kode etik adalah sebuah kondisi yang saling terkait dan terikat sehingga harus terpenuhi keduanya agar dapat dikatakan sebagai profesi yang profesional setelah mentaati kode etik yang berlaku dikalangannya. Jadi ahli IT harus dapat menjalankan profesinya dengan baik dan harus dapat menjaga nama baik diri sendiri dan organisasi agar dapat disebut seorang yang kompeten dalam bidang atau profesinya. Kode etik bidang IT harus terpenuhi agar kita menjadi seorang yang profesional dibidang IT.


Penulis adalah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknik

Sukamto Warga Desa Sooko : "Anggota TNI Memang Perkasa Namun Rendah Hati"

Ponorogo,aenews9.com– Perhelatan TMMD ke 106 Kodim 0802/Ponorogo yang digelar di wilayah Desa Sooko Kecamatan Sooko bukanlah sekedar pembangunan wilayah seperti kebanyakan. Namun TMMD ke 106 di Desa Sooko ini juga benar-benar menjadi media bagi masyarakat Desa Sooko untuk mengenal sangat dekat dengan para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 106.
Demikian halnya dengan Sukamto (53 tahun) warga RT 02 RW 06 Dusun Sooko, ternyata sejak awal ia memperhatikan anggota Satgas TNI yang sedang membangun talud dan rabat jalan di desanya ini. Setiap ia tidak pergi ke ladang ia selalu ikut membantu pengerjaan sasaran fisik TMMD, saat malam hari ia berusaha mendekat dan berbincang dengan anggota Satgas TMMD. Hari ini ia membantu anggota Satgas TMMD mengerjakan rabat jalan di RT 01 RW 07 Dusun Sooko, Jum'at (11/10/2109).

Dari kedekatannya dengan anghota Satgas TMMD ke 106 ini, ia menyipulkan bahwa anggota TNI itu perkasa saat bekerja, namun rendah hati saat bergaul dengan masyarakat. "Kami benar-benar merasa sangat dekat, merasa diayomi dan merasa anggota TNI benar-benar ditengah-tengah kami. Selama ini kami hanya mengenal beberara anggota TNI, antara lain Danramil Sooko dan Babinsa Sooko Pak Anang yang cerdas dalam mengatur berbagai kegiatan. Namun melalui TMMD ini kami benar-benar tahu bahwa anggoya TNI itu perkasa namun rendah hati," ungkap Sukamto.

Seperti motto Kodam V/Brawija, "Birawa Anoraga" yang berarti Perkasa Namun Rendah Hati, para anggota Satgas TMMD ke 106 Kodim 0802/Ponorogo mampu membawa diri sebagai prajurit yang perkasa saat bekerja dan rendah hati saat bergaul dengan masyarakat.(zai/ddk)

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, PPWI Pulang Pisau Selenggarakan Seminar Narkoba bagi Pelajar

Pulang Pisau,Aenesw9.com - Dalam rangka mengantisipasi meluasnya penyalahgunaan
narkotika, hari ini diselenggarakan seminar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan atas inisiatif PPWI Pulang Pisau, bekerjasama dengan Polres, Dinas Pendidikan, dan Bappeda Kabupaten Pulang Pisau, bertempat di aula Bappeda Pulang Pisau. Seminar tersebut dihadiri tidak kurang dari 400 siswa SLTP dan SLTA di Pulang Pisau bersama para guru pendamping masing-masing sekolah.

Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, hadir Kapolres Pulang Pisau, diwakili oleh Kasat Narkoba, Iptu Pramono dan Kadis Pendidikan diwakili oleh Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah, Sri Aji, S.Pd. Juga terlihat perwakilan dari Bappeda Pulang Pisau, dan beberapa Ormas.

Sebagai pemateri utama dalam seminar itu, hadir Brigjenpol Dr. Victor Pudjiadi, SpB, FICS, DFM, staf ahli kepala BNN Pusat. Turut mendampingi Dr. Victor, Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke dari Jakarta.

Dalam sambutannya saat membuka secara resmi seminar ini, Ketum PPWI Wilson Lalengke menekankan pentingnya memberikan informasi yang benar dengan stategi penyampaian yang efektif tentang segala hal yang terkait narkoba dan pencegahan penyalahgunaannya. "Kehadiran Dr. Victor yang sangat ahli di bidang narkoba di tempat ini untuk menyajikan informasi yang benar terkait narkoba, kiranya para siswa kita mendapatkan wawasan sebagai bekal dalam bergaul di tengah-tengah komunitasnya," ujar Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Dari pantauan lapangan, para siswa terlihat sangat antusias mengikuti seminar itu, terutama karena pemaparan materi yang dibawakan oleh narasumber Dr. Victor yang sangat variatif dan menarik. Penyajian materi tentang narkoba, dampak dan strategi penanggulangannya, yang dibawakan dengan dibarengi atraksi sulap, seni pentas lagu dan nyanyi membuat siswa betah mengikuti acara dari awal hingga akhir kegiatan.

Pelibatan para siswa dalam beberapa permainan dan atraksi oleh narasumber menambah semangat dan semaraknya seminar tersebut. Semua peserta aktif berpartisipasi dalam interaksi dengan pemateri.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan pembagian sertifikat seminar. (APL/Red)

Calon Kepala Desa Sangen Nomor Urut 3, Di Fitnah Secara Keji Oleh Para Banci

Madiun,Aenews9.com- Hajat demokrasi di Desa Sangen Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Saat ini, ternoda oleh isu penggelapan sebuah traktor bantuan dengan jenis merek Yanmar EF393T. Isu atau lebih tepatnya disebut fitnah yang beredar ini, menimpa calon Kepala Desa Nomor urut tiga (3) atas nama Sony Hendro Cahyono, SE dan fitnah yang dilempar oleh pihak - pihak yang tidak bertanggung jawab sangat berpotensi terjadinya perpecahan diantara para pendukung calon Kepala Desa.

Sony Hendro Cahyono, SE dikonfirmasi menjelaskan bahwa fitnah yang diterimanya secara tidak langsung telah mencemarkan nama baik nya.

"Saya sudah terlanjur difitnah, jelas ini telah mencemarkan nama baik saya, dan hanya utuk membunuh karakter saya di pesta demokrasi atau di pemilihan kepala desa. Jelas hal ini sangat keji dan yang melakukannya sangat banci" ungkap calon Kepala Desa dengan nomor urut tiga (3).

Lebih lanjut, entah siapa yang menyebarkan fitnah disaat pesta demokrasi tingkat desa sedang diadakan ini, harus bertanggung jawab. Pasalnya dengan ada nya fitnah bahwa telah ada penggelapan satu unit traktor, sangatlah berpotensi terjadinya perpecahan antar pendukung.

"Traktor itu tidak dijual, dan sekarang kondisi dalam keadaan rusak" terang Sony HC, SE.

Sedangkan menurut kamus bahasa Indonesia, fitnah adalah perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang (seperti menodai nama baik, merugikan kehormatan orang. Sedangkan memfitnah adalah menjelekkan nama orang (menodai nama baik, merugikan kehormatan, dan sebagainya).
Sementar itu di dalam Alquran juga juga sudah di jelaskan. “Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang ke sana kemari menghambur fitnah.” (QS al-Qalam:10-11)

Ayat ini mengajak seseorang untuk senantiasa waspada terhadap tiap orang yang gemar mengumbar isu yang dapat memecah belah masyarakat, dengan cara menebar kebencian dan kabar yang sarat hasutan dan potensial meruntuhkan kerukunan. Kalau seandainya yang menyebarkan fitnah ke nomor urut tiga (3) itu, juga calon. Pantaskah dia dipilih, dan apa bila yang melakukan itu, pendukung salah satu calon pantaskah calonnya itu dipilih?. (DP)

Pameran Alutsista dan Pasar Rakyat Bosbow Dibanjiri Anak Sekolah

Madiun,Aenews9.com-Memasuki hari ke 5, Pameran Alutsista TNI dan Pasar Rakyat yang diselenggarakan oleh Korem 081/DSJ semakin banyak dipadati oleh pengunjung.Seperti yang terlihat siang ini, banyak para pelajar yang didampingi oleh para guru mereka menyaksikan gelaran Pameran Alutsista TNI dan Pasar Rakyat di Asrama Bosbow, Jl. Diponegoro Kota Madiun,  Rabu (9/10/19).

Hal itu juga diakui oleh Kapenrem 081/DSJ Mayor Arm T.M. Hartoyo, S.Pd. saat kami konfirmasi melalui sambungan teleponnya siang ini.Menurut Kapenrem, antusiasme masyarakat sangat tinggi sekali untuk menyaksikan gelaran tersebut, termasuk salah satunya dari anak-anak sekolah.


"Apalagi saat menjelang sore hingga malam hari, banyak masyarakat yang datang, baik itu Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, Remaja-Remaja, hingga anak-anak kecil," ungkapnya.
"Hal tersebut sesuai harapan kami, dengan tingginya animo masyarakat untuk ingin lebih mengetahui dan mengenal berbagai Alutsista yang dimiliki oleh TNI," jelasnya.

Ia mengatakan, jika itu semua merupakan wujud kepercayaan, kecintaan dan kebanggaan masyarakat terhadap TNI selama ini.

Seperti diketahui, Pameran Alutsista TNI dan Pasar Rakyat Bosbow diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT TNI ke-74, mulai tanggal 5 s.d. 10 Oktober 2019.(arw)

KETUM MOI JATIM : Iklan Di Media Online Lebih Efektif Dari Media Cetak Dan TV

Surabaya, Aenews9.com-Era internet menjadi hal yang mudah di akses. Tentunya memasang iklan di media online menjadi peluang emas.

Demikian ditegaskan Ketua Media Online Indonesia (MOI) Jawa Timur, menjawab pertanyaan wartawan berkenaan dengan persaingan pemasangan advetorial di media online dan cetak serta tv/radio.

"Mengapa kecenderungan sekarang para pengusaha atau birokrasi dalam mempublikasikan kegiatannya ke media online, jawabannya karena media online jangkauan lebih luas dan murahnya biaya yang dikeluarkan dibanding media lain,"ujarnya.

Dijelaskan, jika memasang advetorial di media online, para pemasang meraih banyak pasar, ini dikarenakan media online memiliki jangkauan ke seluruh dunia.Iklan dapat di akses siapa saja, di mana saja, dan kapan saja hanya sekali klik. Selama 24 jam nonstop, iklan selalu terpasang.

"Berbeda memasang iklan di media cetak, tv dan radio, iklan di pasang waktu tertentu dan jumlah yang membaca koran/majalah atau tv/radio belum sebanyak orang yang mengakses internet,"ungkapnya.

Masih menurut Agung sapaan akrab mantan wartawan dan redaktur Harian Bhirawa ini,dari data IDA (Indonesian Digital Association) mengatakan bahwa periklanan digital sudah semakin diperhitungkan sebagai  salahsatu kunci dari marketing mix, karena begitu banyaknya interaksi, transaksi, teknologi dan komunikasi di dunia online.

Selain itu, lanjut pria yang pernah menjadi Kepala Perwakilan Harian Dinamika Berita Banjarnasin ini, bahwa biaya memasang iklan di media cetak dan tv/radio tentu harus merogoh kocek yang tidak sedikit.

"Pemasangan advetorial dalam bentuk apapun disaat era arus informasi yang begitu cepat jawabnya adalah melalui media online, seperti motto media online , yakni Beritanya Secepat Kita Bicara dan Melangkah,"tegasnya kembali.(Gung)

Agus Suyanto Terpilih Secara Aklamasi Nahkodai IJM Periode 2019-2021

Magetan,Aenews9.com-Bertempat di salah satu rumah makan di Selosari Magetan,puluhan jurnalis baik dari media cetak,online yang tergabung dalam wadah Ikatan Jurnalis,Magetan(IJM) mengadakan rapat anggota kedua,Minggu(6/9/2019).

Rapat anggota diadakan untuk memilih ketua IJM periode 2019-2021.Rapat sebut diawali dengan penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban oleh Ahmad Zahni selaku Ketua pengurus IJM periode 2015 – 2019 dan dilanjutkan pendemisioneran oleh salah satu anggota Badan Pendiri IJM, Joko Suyono,S.sos yang juga menjabat di anggota Komisi A DPRD Kabupaten Magetan.

Ahmad Zahni mengatakan dirinya mengingatkan kembali bahwasanya keberadaan IJM yang dibentuk dan didirikan atas kesepakatan bersama pelaku media Magetan pada tahun 2015 lalu adalah untuk wadah berkumpulnya Jurnalis Magetan yang berintegritas, progresif dan profesional.

“Tepatnya pada 18 Agustus 2015 lalu puluhan wartawan Magetan berkumpul dan sepakat mendirikan IJM untuk memfilterkan diri dan tidak terkontaminasi dengan oknum oknum yang mengatasnamakan wartawan namun tidak berkegiatan Jurnalis dengan profesional. Sehingga melalui Rapat Anggota IJM ke dua ini pula saya berharap IJM senantiasa menjadi wadah anggota yang profesional dalam berjunalis”. Harap Zahni selaku Ketua pertama IJM

Sementara itu, Sidang Rapat Anggota IJM 2019 yang dipimpin oleh Sifaul Anam dengan agenda pembacaan Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan Organisasi IJM dilanjutkan pemilihan ketua atau Ketua Formatur IJM 2019 dengan menghasilkan mufakat memilih Agus Suyanto sebagai ketua terpilih untuk kepengurusan IJM masa bhakti 2019 sampai 2021. Selanjutnya Ketua terpilih membentuk formatur dan menyusun struktur pengurus IJM Periode 2019 – 2021.

Ditempat yang sama Joko Suyono sebagai badan pendiri IJM sekaligus dewan penasehat IJM mengatakan IJM ini diharapkan menjadi wadah bagi warga magetan yang berprofesi sebagai wartawan atau siapapun yang berprofesi sebagai wartawan dengan peliputan di wilayah Kabupaten Magetan.

“Saya berharap IJM ini bisa menjadi wadah jurnalis atau wartawan yang profesional dan menjunjung tinggi segala produk hukum jurnalis serta mentaati kode etiknya” Harap Joko Suyono.

Agus Suyanto ketua IJM terpilih untuk periode 2019-2021 mengatakan akan segera membentuk formatur dan menyusun struktur pengurus IJM Periode 2019 – 2021 untuk disahkan dengan berita acara dan surat keputusan.

"Terimakasih atas kepercayaan rekan-rekan yang telah mempercayai saya untuk menahkodai IJM,dan segera saya bentuk formatur dan menyusun struktur pengurus IJM Periode 2019 – 2021 untuk disahkan dengan berita acara dan surat keputusan.Dan segera merencanakan progam untuk IJM kedepan,"kata Agus

Rapat Anggota IJM juga dihadiri ketua PWI Magetan,Nurbiyanto yang akrab disapa Norik,ketua MOI magetan,IWAMAG.

Dikesempatan yang sama ketua PWI Magetan menyampaikan ucapan selamat kepada ketua IJM terpilih dan berharap Ia berharap adanya komunikasi lebih intens antara PWI Magetan dengan wadah Jurnalis yang sudah ada, sehingga bersama sama mewujudan keprofesionalitasan wartawan dengan memenuhi legalitas profesi baik sertifikasi perusahaan perusahaan pers maupun wartawan melalui PWI di Dewan Pers.

“Kita berharap PWI Magetan menjadi rumah bersama kawan kawan Jurnalis Magetan, sehingga kita bersama – sama mewujudkan profesionalitas Pers dengan diawali memenuhi legalitas perusahaan pers kita dan mengikuti uji kompetensi bagi wartawan di Dewan Pers”, harap Norik.

Paska Rapat Anggota IJM 2019 kegiatan dilanjutkan Dialog antar pelaku media dengan Joko Suyono, S.Sos selaku Anggota Komisi A DPRD Kab.Magetan. Dialog interaktif bertemakan “Peran Media dalam membangun Kabupaten Magetan” banyak diantara yang hadir mengharapkan adanya peningkatan pos anggaran di pemerintah Kabupaten Magetan untuk kegiatan publikasi media melalui medianya perusahaan pers bukan media yang dibuat dinas dinas Forkopimda.(zm)

Salbiah, S.Pd.I Politisi Perempuan Partai Gerindra, Sambangi Yayasan BQSR Banda Aceh

Aceh Tamiang,Aenews9.com - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Aceh Tamiang yang juga merupakan Politisi  Perempuan dari Partai Gerindra, Salbiah, S.Pd.I yang telah berhasil lolos kembali menduduki Kursi DPRK Aceh Tamiang untuk periode yang ke 2 (dua), baru saja selesai melakukan kegiatan menyambangi Yayasan BQSR (Bait Qurany Saleh Rahmany), bertempat di jalan Prof. A. Majid Ibrahim 1, Desa Merduati, Kecamatan Kuta Raja
Banda Aceh, pada Rabu siang, 2 Oktober 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Politisi Perempuan dari Partai Gerindra tersebut, dilakukan disela-sela kegiatan orientasi Anggota DPRK Aceh Tamiang masa jabatan 2019 - 2024 yang sedang dilaksanakan mulai dari tanggal  1 sampai dengan tanggal 5 Oktober 2019, di Hotel Hermes Palace Banda Aceh.

Sesuai rilies yang diterima media, kegiatan menyambangi ini dimulai dengan kegiatan silaturahmi dengan dewan guru dan kepala yayasan.

Kunjungan tersebut disambut baik dan langsung diterima oleh Kepala Yayasan BQSR, Dr. Zaqi Fuad Chalil, M. Ag.
"Alhamdulillah kunjungan disambut dengan baik dan langsung diterima oleh Bapak Dr.Zaki Fuad Chalil, M.Ag. selaku Kepala Yayasan BQSR," ujar Salbiah.

Acara dilanjutkan  dengan monitoring  secara langsung proses belajar-mengajar, dan
terakhir ditutup dengan tampilan hafalan siswa, membaca ayat-ayat suci Alqur'an  serta pembagian hadiah cendra mata kepada siswa-siswi," sambung Salbiah.

Jelasnya lagi, Yayasan BQSR mengelola 3 (tiga) tingkatan jenjang pendidikan
yaitu tingkat KB (kelompok bermain), TK (Taman Kanak - kanak), dan MI (Madrasah Ibtidaiyah),
yang terdiri dari 25 rombel, 331 orang siswa - siswi, dan 41 orang dewan guru, serta 15 orang karyawan.

Pada kesempatan ini, Kepala Yayasan BQSR juga menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kunjungan dan hadiah yang diberikan sambil memberikan kembali cendera mata kepada Salbiah, untuk dibawa pulang ke Aceh Tamiang, berupa  buku dan kaset CD tentang  modul sistem pembelajaran. "Terimakasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan atas kesediaan kunjungan Ibu Salbiah ketempat kami, serta hadiah yang ibu berikan berupa sajadah untuk para siswa, semoga menjadi sedekah jariyah dan dapat bermaanfaat bagi kami yang menerima," ujar Dr. Zaki.

Salbiah berharap dengan kegiatan ini dapat menjadi bahan pembelajaran dan masukan agar nantinya dapat diterapkan di Aceh Tamiang. "Mudah-mudahan pola program pembelajaran yang telah diterapkan disini, baik di tingkat TK. KB dan MI dapat menjadi bahan  masukan  yang luar biasa untuk Aceh Tamiang," tutup salbiah.
MEDIA GROUP