INFO TERKINI

Pengumuman Hasil Lomba Menulis Cerpen Esai Ramadhan 1441 H



AENews9.com Jakarta – Dewan Juri Lomba Menulis Cerpen Esai telah merampungkan penilaian atas 258 naskah yang masuk ke Panitia Lomba. Setelah melalui proses penilaian yang cukup panjang dan melelahkan, saat ini hasilnya dapat segera disampaikan dan dipublikasikan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan Panita Lomba sejak awal.

Sebelum itu, Panitia dan Dewan Juri perlu menyampaikan bahwa proses penilaian atas ratusan naskah dari para peserta cukup menyita waktu, tenaga dan pikiran. Hal ini disebabkan oleh tidak hanya jumlah naskah yang cukup banyak, namun juga karena kualitas tulisan dan isi cerita yang disajikan oleh para peserta dari ketiga kategori lomba sangat baik. Dewan Juri harus sangat teliti, jeli, dan cermat dalam menilai dan menentukan pemenangnya.

Namun demikian, Panitia bersama Dewan Juri sangat bangga dan bahagia melihat antusiasme publik, terutama masyarakat umum dan pelajar/mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam lomba ini. Kesulitan dan jerih payah panitia dan para anggota dewan juri tidak seberapa dibandingkan dengan rasa senang dan bangga melihat karya-karya para peserta yang sangat baik, walaupun tulisan berbentuk Cerpen Esai ini merupakan genre baru dalam dunia sastra di tanah air, bahkan di tingkat dunia.

Harapan kami semoga ke masa depan, akan lahir penulis-penulis Cerpen Esai Indonesia, baik dari sisi jumlah yang makin banyak maupun dari segi kualitas yang semakin tinggi. Event lomba kali ini kiranya akan menjadi batu loncatan dan momentum sejarah kesusastraan Indonesia, baik oleh penyelenggara, peserta lomba, juga bagi bangsa Indonesia serta umat manusia di seluruh dunia.

Sebagaimana disampaikan pada pengumuman lomba yang lalu, peserta Lomba Menulis Cerpen Esai ini dikelompokan dalam 3 kategori, yakni: Kategori Masyarakat Umum, Kategori Wartawan & Pewarta Warga, dan Kategori Pelajar & Mahasiswa. Penilaian atas hasil karya terdiri atas tiga unsur, yakni: Isi dan Alur Cerita, Gaya & Tata Basaha, dan Catatan Kaki.

Berikut adalah para pemenang Lomba Menulis Cerpen Esai untuk masing-masing kategori.

Kategori Wartawan & Pewarta Warga

JUARA 1 diraih oleh Yerwinda Kulua, judul Cerpen Esai “Menjelang Malam Takbiran”, memperoleh total nilai 271;

JUARA 2 diraih oleh Yeni Sapmawati, judul Cerpen Esai “Corona Oh Corona”, memperoleh total nilai 262;

JUARA 3 diraih oleh Neneng JK, judul Cerpen Esai “Aku Nekat Mudik Lewat Jalur Tikus”, memperoleh total nilai 251;

JUARA HARAPAN 1 diraih oleh Adio Seftiwan, judul Cerpen Esai “Pandemi Corona Bukan Penghalang untuk Beribadah”, memperoleh total nilai 247;

JUARA HARAPAN 2 diraih oleh Danny PH Siagian, judul Cerpen Esai “Open House Lebaran di Masa Covid-19? Wassalam…”, memperoleh total nilai 242;

JUARA FAVORIT:

1. Ahmad Muhtarom, judul Cerpen Esai “Ramadhan Kareem From Home”, memperoleh total nilai 238;
2. Agoes Hendriyanto, judul Cerpen Esai “Merajut Asa Kethek Ogleng di Tengah Pandemi”, memperoleh total nilai 237;
3. Yan Widjaya, judul Cerpen Esai “Yang Mudik, Yang Mudeng”, memperoleh total nilai 235;
4. Saefudin, judul Cerpen Esai “Dan Sayap Kupu-kupu Malam Pun Patah”, memperoleh total nilai 232;
5. Gunoto Saparie, judul Cerpen Esai “Perceraian di Bulan Suci”, memperoleh total nilai 229.

Kategori Masyarakat Umum

JUARA 1 diraih oleh Imar Prastiani, judul Cerpen Esai ”Dia Berpulang di Bulan Ramadhan”, memperoleh total nilai 282;

JUARA 2 diraih oleh Alamsari, judul Cerpen Esai “Umar Tak Kunjung Datang”, memperoleh total nilai 278;

JUARA 3 diraih oleh Rika R Johara, judul Cerpen Esai “Bau Amis Portal Mudik”, memperoleh total nilai 274;

JUARA HARAPAN 1 diraih oleh Susi Nurkhofsyah, judul Cerpen Esai “Virus Membawanya Pergi”, memperoleh total nilai 273;

JUARA HARAPAN 2 diraih oleh Desynata Purnamasari, judul Cerpen Esai “Jeritan Ramadhan di Tengah Pandemi”, memperoleh total nilai 272;

JUARA FAVORIT:
1. Duwi Hartanti, judul Cerpen Esai “Pamer Bojo Anyar”, memperoleh total nilai 269;
2. Megawaty Iskandar, judul Cerpen Esai “Jubah Emas dari Malik”, memperoleh total nilai 267;
3. Ridwan Hasyimi, judul Cerpen Esai “Imah Tak Mudik”, memperoleh total nilai 265;
4. Rianto, judul Cerpen Esai “Balada Galau di Tengah Pandemi”, memperoleh total nilai 262;
5. Nurul Chomaria, judul Cerpen Esai “Ramadhan Terindah Ayahku”, memperoleh total nilai 260.


Kategori Pelajar & Mahasiswa

JUARA 1 diraih oleh Leoni Sandra, judul Cerpen Esai “Sang Guru”, memperoleh total nilai 262;

JUARA 2 diraih oleh Nashrul Hanif Al Hakim, judul Cerpen Esai “Simpang Empat dan Mangut Lele, memperoleh total nilai 243;

JUARA 3 diraih oleh Dolorosa Sinta, judul Cerpen Esai “Balada Puspita Si Anak Desa”, memperoleh total nilai 235;

JUARA HARAPAN 1 diraih oleh Rafi Bagaskara, judul Cerpen Esai “Aku, Bapak, dan Kopi Hitam”, memperoleh total nilai 227;

JUARA HARAPAN 2 diraih oleh Ayu Maryuni, judul Cerpen Esai “Tertunda”, memperoleh total nilai 223;

JUARA FAVORIT:
1. Sabina Andria Fatiha, judul Cerpen Esai “Dia yang Terenggut”, memperoleh total nilai 220;
2. Anistya Khairun Nisa, judul Cerpen Esai “Hikmah di Balik Covid-19”, memperoleh total nilai 218;
3. Holifatul Hasanah, judul Cerpen Esai “Rabu Penuh Sendu di Tengah Corona”, memperoleh total nilai 217;
4. Cindy Andriani, judul Cerpen Esai “Kelas Daring, Bulan Ramadhan, dan Pandemi Covid-19”, memperoleh total nilai 215;
5. Muhamad Rizal Ramdani, judul Cerpen Esai “Harapan yang Tersisa”, memperoleh total nilai 213.

Kepada seluruh pemenang, diucapkan Selamat & Sukses atas perolehan kemenangan Anda dalam event Lomba Menulis yang diselenggarakan oleh PPWI kali ini. Harapan kami, semoga sukses yang lebih besar akan menjadi bagian dari perjalanan hidup Anda kedepannya, terutama dalam bidang tulis-menulis.

Kepada seluruh peserta lomba yang belum beruntung, kami sampaikan jangan bersedih. Bukan hasil karyanya yang kurang berbobot atau tidak bagus, namun hanya karena begitu banyak jumlah naskah yang masuk sementara jumlah pemenang sangat terbatas. Teruslah menulis, teruslah berkarya, teruslah bermimpi tentang kemenangan. PPWI melalui Panitia Lomba akan memberikan Piagam Penghargaan kepada semua peserta lomba.

Kepada pemenang, Panitia akan menghubungi Anda via email dan nomor WA Anda untuk konfirmasi kemenangan dan hadiah-hadiah bagi Anda, hanya melalui email: lomba.cerpen.esai@gmail.com dan nomor kontak 081371549165 (Shony). Selain alamat email dan nomor kontak tersebut, jangan dilayani.

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk diketahui dan maklum adanya. Terima kasih.

Jakarta, 28 Mei 2020 (5 Ramadhan 1441 H)

Panitia Lomba
Sekretariat PPWI Nasional

Desa Jogodayuh Resmi Menjadi Kampung Tangguh Menghadapi Pelaksanaan New Normal .

         Kades Jogodayuh(kanan) bersama perangkat desa Jogodayuh dan  Babinsa .


AENews9.com, Madiun- Sebagai kesiapan pelaksanaan new normal atau era normal baru menghadapi wabah virus Corona Virus Disease atau COVID-19. Desa Jogodayuh di Kecamatan Geger resmi menjadi desa pertama Desa Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertib dan Rukun) .

Pembentukan kampung tangguh semeru yang dilatar belakangi adanya permasalahan dilingkungan masyarakat, utamanya Covid – 19.
          Lumbung informas, lumbung kesehatan,Lumbung pangan,Dapur umum sebagai syarat terbentuknya desa Tangguh Semeru


Boiran, Kepala Desa  Jogodayuh menerangkan dibentuknya Kampung Tangguh sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat diteruskan oleh pemerintah daerah, Desa Jogodayuh menjadi desa percontohan dalam pembentukan Kampung Tangguh Semeru pertama di wilayah kecamatan Geger.
"Alhamdulillah desa Jogodayuh menjadi desa pertama dan percontohan pembentukan Kampung Tangguh Semeru di kecamatan Geger,"kata Boiran kades Jogodayuh kepada AENews9.com,Jumat (29/5/2020).

Lanjut Boiran,Keberadaan Kampung Tangguh Semeru ini tidak lepas dari partisipasi masyarakat setempat. Warga dilibatkan secara langsung dan turut ambil bagian dalam kegiatan di dalamnya.

"Kampung tangguh Semeru dimaksudkan untuk mempercepat pemutusan rantai penyebaran COVID-19 dengan mengedepankan disiplin menjalankan protokol kesehatan, menonjolkan semangat kemandirian dan gotong royong warga, "ungkapnya.
     Donasi dari warga untuk mensukseskan progam Desa Tangguh Semeru


Masih menurut Kades Jogodayuh, kampung tangguh COVID-19 sendiri dibentuk secara swadaya, oleh dan untuk desa itu sendiri.kami di lingkungan desa mendirikan 2 posko dengan jumlah 40 - 50  personel  relawan yang terbagi menjadi tiga shif,dimana Akses keluar masuk kampung lebih diperketat sehingga siapapun yang masuk dan keluar akan didata untuk pendeteksian dini. Selain itu di kampung Tangguh Jogodayuh juga disediakan lumbung informasi agar semua masyarakat bisa ikut memonitor. Kami juga membangun Lumbung Pangan, Dapur Umum, Serta Lumbung Kesehatan serta menyediakan tempat pemulasaraan jenasah. 



Alhamdulillah, antusias  warga dengan dijadikan Desa Jogodayuh sebagai kampung Tangguh Semeru sangat tinggi ,terbukti dengan bantuan donasi yang terus mengalir di kantor desa.
selain itu Kami pemdes juga telah membagikan masker dan sabun cuci ditempat umum ,serta cuci tangan ,  himbauan physical distancing juga telah kami lakukan langkah ini bisa membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar sadar dan ikut serta mencegah penyebaran Corona Covid-19 sesuai ketentuan pemerintah
”kata Boiran kades Jogodayuh.

Dia berharap, peluncuran desa tangguh di Jogodayuh itu memotivasi desa lain di kecamatan geger untuk mencanangkan program terpadu pencegahan COVID-19.

“Semoga menjadi motivasi desa-desa lain diwilayah kecamatan geger,harapan kami kampung siaga semeru program kapolda Jatim semoga dapat terbentuk di desa-desa lainnya,”pungkasnya.

Kampung atau desa tangguh Semeru ini merupakan inovasi Kapolda Jatim Irjen DR M Fadil Imran MSi yang berbasis pada problem solving (pemecahan masalah dengan solusi) atau POP (Problem Oriented Policing).

Prinsip POP adalah sebuah strategi kolaboratif antara polisi dan masyarakat yang berfokus pada pemecahan permasalahan, malalui upaya identifikasi, analisis, penentuan aplikasi pemecahan masalah dan evaluasi.

Tujuan dari desa tangguh semeru ini adalah supaya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayahnya.(Adv/NG/Zain)

Tim PPID dan Humas BBVet Wates Yogyakarta Mengikuti DJO-PR

AENews9.com ,Yogyakarta– Sebelas orang  Tim PPID dan Humas Balai Besar Veteriner Wates (BBVet Wates) Yogyakarta mengikuti Diklat Jurnalistik Online Pasca Ramadhan (DJO-PR), Rabu, 25 Mei 2020, melalui fasilitas jaringan WhatsApp Group. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Unit PPID dan Humas BBVet Wates bekerjasama dengan PPWI Nasional. Diklat jurnalistik online dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai hari ini hingga Jumat, 28 Mei 2020 mendatang, dari pukul 09.30 samapi 12.30 WIB setiap harinya.

Sebagai pemateri pada diklat kali ini, penyelenggara menghadirkan narasumber dari PPWI, yakni Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA. Materi diklat terdiri dari 4 materi pokok, yakni Dasar-dasar Bahasa Indonesia, Cara Praktis Membuat Artikel/Berita, Editing atau Penyuntingan Artikel, dan Cara Praktis Mengunggah Berita di Media Online.

Menurut pemrakarsa acara diklat, drh. Basuki Rochmat Suryanto, tujuan utama dari pelaksanaan diklat jurnalistik ini adalah agar peserta dari Tim PPID dan Humas BBVet Wates mampu menulis berita dan membuat press release. “Kita berharap melalui kegiatan diklat jurnalistik online ini para peserta bisa meningkatkan kemampuannya dalam menulis berita dan membuat press release,” jelas Basuki yang merupakan Ketua Tim PPID dan Humas BBVet Wates.

Basuki juga menambahkan bahwa dengan adanya diklat ini diharapkan setiap personil PPID dan Humas BBVet Wates dapat berkontribusi aktif terhadap penulisan berita. “Saya berharap melalui diklat ini setiap personil nantinya dapat berkontribusi aktif menulis berita yang akan disampaikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Di hari pertama diklat, para peserta dibimbing untuk memahami dan mampu membuat kalimat-kalimat berita menggunakan pola kalimat yang benar sesuai kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar. “Setiap kalimat dalam sebuah berita harus ditulis dengan pola kalimat SPOK (Subyek + Predikat + Obyek + Keterangan – red). Judul berita dan seluruh paragraf tulisan kita, pola kalimatnya harus jelas subyeknya, predikatnya, obyek, keterangan dan seterusnya,” terang Wilson yang sudah melatih ribuan warga masyarakat non-wartawan itu.

Jika pola kalimat yang dibuat dalam sebuat tulisan, kata Wilson, tidak jelas struktur SPOK-nya, maka pesan yang ingin disampaikan ke masyarakat tidak akan tersampaikan dengan baik dan tepat. “Pola kalimat dengan rumus SPOK ini sangat penting dan wajib dipatuhi agar pesan yang ingin disampaikan jelas maknanya, pembaca dapat dengan mudah memahami apa yang ingin kita sampaikan kepada mereka,” tambah alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Basuki sebagai salah satu peserta diklat mengatakan bahwa dirinya sangat senang dan bangga mengikuti pelatihan ini. "Saya sangat bangga mengikuti Diklat Jurnalis Online ini dan saya juga berharap agar teman-teman mengikuti diklat ini dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualitas dirinya dalam hal reportase dan pembuatan berita secara tepat, cepat dan benar," ucap Basuki kepada media seusai pembelajaran hari ini.

Senada dengan Basuki, peserta diklat lainnya, Hapsari, menyatakan bahwa dirinya amat bersemangat mengikuti DJO-PR ini. “Sangat menarik dan saya sangat bersemangat mengikutinya. Semoga pelatihan ini bisa menambah ilmu kita dalam menulis berita yang baik dan benar serta membawa kemajuan bagi Humas dan PPID BBVet Wates khususnya,” ujar Hapsari.

Tim Humas Balai Besar Veteriner Wates mempunyai agenda rutin berupa peningkatan kualitas personal yang diadakan secara berkala setiap tahun. Tahun ini program tersebut direncanakan bersinergi dengan program Diklat Jurnalistik Online Ramadhan dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) di bulan Ramadhan 1441 H lalu. Namun, karena berbagai hambatan akhirnya diundur ke hari ini, Rabu, 27 Mei sampai dengan Jum`at, tanggal 29 Mei 2020.

Kegiatan diklat ini kemudian diberi nama DJO-PR (Diklat Jurnalistik Online Pasca Ramadhan – red), yang diikuti oleh 11 (sebelas ) peserta dengan berbagai latar belakang tugas di BBVet Wates. Peserta antara lain merupakan Staff Laboratorium, Sekretaris, Medik Madya, Staff Logistik Balai, Petugas Keamanan, Staff Tata Usaha, Petugas Perpustakaan dan Paramedik Veteriner, yang kesemuanya tergabung dalam Tim Humas BBVet Wates.

Diklat di hari berikutnya, dengan materi Editing atau Penyuntingan Artikel, direncanakan akan dilaksanakan menggunakan aplikasi Zoom. Pasti lebih seru dan menarik. (BAS/Red)a

Pembentukan Kampung Tangguh Semeru Untuk Bangun Kemandirian Masyarakat

AENews9.com, Madiun- Bertempat di Graha Eka Kapti, Kamis (28/5), Wakil Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Kampung Tangguh Semeru 2020 yang dihadiri Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurnianto. Dalam rakor ini, Dandim 0803/Madiun, Letkol. CZI Nur Alam Sucipto, S.Sos dan Wakapolres Madiun, Kompol Soehono memberi paparan tentang pembentukan Kampung Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertib dan Rukun) yang dilatar belakangi adanya permasalahan dilingkungan masyarakat, utamanya Covid – 19.

Wakapolres Madiun dalam paparannya menjelaskan, program ini merupakan kolaborasi antara Polri, TNI dengan masyarakat dengan tujuan membangun kemampuan dan kemandirian di tengah masyarakat kampung dalam rangka memerangi Covid – 19. Nantinya Kampung Tangguh Semeru tidak lagi mengharapkan suport dan pendampingan dari pemerintah, sehingga mereka benar-benar mandiri mengurus kampung masing-masing untuk memerangi Covid - 19.

Ditambahkan Wakapolres, dalam Kampung Tangguh Semeru ini nantinya ada 7 komponen yang harus dilengkapi, dan sejauh ini di Kabupaten Madiun baru ada dua Kampung Tangguh Semeru yakni Desa Jogodayuh Kecamatan Geger dan Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari.

Dandim Madiun, NurAlam dalam paparannya mengatakan, Kampung Tangguh Semeru ini harus dijalankan secara bertanggung jawab. Akses keluar masuk kampung lebih diperketat sehingga siapapun yang masuk dan keluar akan didata untuk pendeteksian dini. Juga harus ada lumbung informasi agar semua masyarakat bisa ikut memonitor.

Disamping itu, lumbung logistik juga harus disiapkan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada masyarakat kesulitan pangan. Pos kesehatan seperti ruang isolasi berikut peralatan protokol kesehatan, kata Dandim, juga harus dibangun. Begitupun tim pemakaman jenazah harus dibentuk. “Ini beberapa hal yang menjadi perhatian di Kampung Tangguh Semeru,” papar Dandim Nur Alam.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, pembentukan Kampung Tangguh Semeru ini merupakan kolaborasi pemerintah dan TNI/Polri sebagai upaya untuk menumbuhkan kemandirian bagi masyarakat dalam rangka mengatasi dan memotong mata rantai penyebaran Covid – 19.
“Saya berharap paparan pak Wakapolres dan pak Dandim bisa teruskan kepada masyarakat sehingga semua kampung di Madiun bisa menjadi Kampung Tangguh Semeru, dan siap menghadapi hidup normal baru. Dan di awal bulan depan kita akan launching Program Madiun Kampung Pesilat Tangguh Semeru,” ujar Wabup Madiun.

Untuk itu, Wakil Bupati menegaskan, dalam situasi saat ini budaya gotong – royong ditengah masyarakat harus ditingkatkan, dimana masyarakat yang mampu bisa menyumbang kepada yang kekurangan. Pasalnya, tanpa dukungan masyarakat maka pemerintah-pun tidak bisa berbuat banyak untuk melawan Covid – 19. “Pada prinsipnya, saya ingin semua kampung di Madiun menjadi Kampung Tangguh Semeru,” ungkap Wakil Bupati sebelum menutup Rakor sehari ini. (  hms/red)

Kasipidsus dan Kasipidum Kejari Magetan Di Rotasi Diganti Pejabat Baru

AENews9.com Magetan- Rotasi pejabat dilingkungan Kejaksaan negeri( kejari) kabupaten Magetan ,Rabu 27/5/2020 kembali bergulir.Dua pejabat Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Magetan , Agus Zaeni, SH Digantikan oleh Sulistyo Utomo, SH.Kemudian Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) yang sebelumnya Margono Dwiatmoko, SH, MH diganti Joko Prabowinarto, SH, MH.
Acara pelantikan serah terima dan pisah sambut Kasi Pidsus digelar di Aula Kejaksaan Jalan Karya Dharma No. 177  Desa Ringin Agung, Magetan.

Sebelum menjabat sebagai Kasi Pidsus Kajari Magetan, Sulistyo Utomo SH bertugas di Kejari Ngawi, sedangkan Joko Prabowinarto,SH,MH bertugas di Kalimantan Barat.


Kasi  Pidsus Agus Zaini,SH akan berpindah tugas di Kejari Karangasem, Bali, sedangkan  Margono Dwiatmoko, SH, MH Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) akan berpindah tugas di Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan.

Kepala Kejari Kabupaten Magetan, Muhammad Rizal Sumadiputra mengatakan, dengan adanya pergantian ini diharapkan pejabat yang baru dapat menyesuaikan diri di Kejari Kabupaten Magetan di masa pandemi Covid-19.

"Kasi Pidum sidang online tetap berjalan dan Kasi Pipsus akan menyelesaikan penyidikan yang telah berjalan," Ungkap Kejari Magetan.

"Seperti kasus Desa Baleasri yang masih berlanjut selama Pandemi, kita masih menunggu hasil penghitungan untung rugi," Pungkasnya.(Ng)

DPD FKI-1 JawaTimur mengucapkan selamat hari raya idul Fitri 1441H


pemerintah Desa Doho mengucapkan selamat hari raya idul Fitri 1441H


pemerintah Desa Sambirejo mengucapkan selamat hari raya idul Fitri 1441H


MEDIA GROUP

selamat idul fitri redaksi